Lupakan Tegal! PSMS Medan Langsung Serbu Bekasi, Erwin Gutawa dkk Siap Tempur Curi Poin
Usai takluk dari Persekat, PSMS Medan langsung fokus hadapi FC Bekasi City. Kembalinya Erwin Gutawa jadi amunisi baru Ayam Kinantan curi poin tandang.-Foto:IG@psmsmedan-
SUMUT.DISWAY.ID – Skuad PSMS Medan enggan berlarut dalam kesedihan setelah menelan pil pahit di pekan ke-20 Pegadaian Championship 2025/2026. Meski baru saja takluk 0-2 dari Persekat Tegal, tim berjuluk Ayam Kinantan ini langsung tancap gas mengalihkan fokus ke laga krusial berikutnya.
Pasukan asuhan pelatih Eko Purdjianto memilih bergerak cepat. Alih-alih pulang ke Medan, rombongan tim langsung bertolak menuju Bekasi untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan berat melawan FC Bekasi City di Stadion Patriot Chandrabaga, Sabtu (28/2/2026) mendatang.
Pemulihan Tenaga Lewat Jalur Darat
Presiden Direktur PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengungkapkan bahwa manajemen memilih perjalanan darat menuju Bekasi. Keputusan ini bertujuan agar para pemain memiliki waktu istirahat yang lebih berkualitas setelah melakoni laga yang menguras energi di Stadion Tri Sanja.
"Kami pilih perjalanan darat agar pemain bisa istirahat dulu. Rencananya Senin tim sudah mulai kembali menjalani latihan rutin," jelas Fendi Jonathan.
Setibanya di Bekasi, tim pelatih dijadwalkan langsung mematangkan strategi dan mengevaluasi kelemahan yang terlihat pada laga sebelumnya. Konsistensi permainan menjadi fokus utama agar PSMS tidak lagi kecolongan di menit-menit krusial.
Amunisi Baru dari Medan
Kabar gembira datang untuk para suporter setia PSMS. Dua pilar penting, Erwin Gutawa dan Adlin Cahya, dipastikan segera bergabung dengan tim di Bekasi. Sebelumnya, kedua pemain ini terpaksa absen karena akumulasi kartu dan tetap berada di Medan saat laga kontra Persekat.
"Seharusnya mereka terbang dari Medan ke Bekasi hari Senin ini," tambah Fendi. Kehadiran Erwin Gutawa di lini pertahanan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan menambah mentalitas petarung bagi skuad Ayam Kinantan.
Pecahkan Rekor Buruk Laga Tandang
Manajemen mengakui bahwa performa tandang PSMS musim ini masih jauh dari kata memuaskan. Selain kemenangan saat menghadapi Persila, PSMS lebih sering kehilangan poin atau hanya meraih hasil imbang di markas lawan.
Fendi menegaskan bahwa catatan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pemain dan tim pelatih. Laga kontra FC Bekasi City harus menjadi momentum pembuktian bahwa PSMS mampu tampil efektif dan membawa pulang tiga poin dari luar kandang.
"Harapan kami jelas, tim harus bisa mencuri poin di laga away. Ini menjadi tantangan besar bagi mentalitas pemain jika ingin tetap bersaing di papan atas kompetisi," pungkasnya.
Duel melawan FC Bekasi City diprediksi akan berjalan sengit. Kemenangan menjadi harga mati bagi PSMS Medan untuk menjaga asa dan membuktikan bahwa karakter "Ribak Sude" masih menyala di dada para penggawa Ayam Kinantan.
Sumber: