Menu Sahur yang Tahan Lapar Lebih Lama, Ini Rekomendasi Ahli Gizi agar Puasa Tetap Bertenaga
Menu sahur yang tepat membantu tubuh tahan lapar lebih lama saat puasa. Ini rekomendasi makanan sehat dan bergizi agar puasa tetap bertenaga.-Foto:Unsplash-
SUMUT.DISWAY.ID - Menentukan menu sahur yang tepat menjadi kunci agar tubuh tetap bertenaga dan tidak mudah lapar saat menjalani puasa seharian. Sahur bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga harus memenuhi kebutuhan nutrisi yang mampu menjaga energi dan kestabilan gula darah.
Ahli gizi menyarankan menu sahur yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta lemak sehat. Kombinasi nutrisi tersebut terbukti membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bisa bertahan lebih lama.
Karbohidrat Kompleks, Sumber Energi Tahan Lama
Karbohidrat kompleks menjadi pilihan utama untuk sahur. Jenis karbohidrat ini dicerna lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana, sehingga energi dilepaskan secara bertahap.
Beberapa contoh karbohidrat kompleks yang cocok untuk sahur antara lain nasi merah, oatmeal, roti gandum utuh, dan kentang rebus. Konsumsi karbohidrat jenis ini membantu mencegah rasa lapar datang terlalu cepat saat puasa.
Protein, Penjaga Kenyang Lebih Stabil
Protein berperan penting dalam menjaga rasa kenyang dan membantu mempertahankan massa otot selama puasa. Menu sahur yang mengandung protein tinggi terbukti lebih efektif menahan lapar dibandingkan makanan tinggi gula.
Sumber protein yang dianjurkan antara lain telur, ayam tanpa kulit, ikan, tahu, tempe, serta susu dan yogurt rendah lemak. Telur rebus dan tempe goreng dengan minyak minimal menjadi menu sahur sederhana namun bergizi.
Serat Tinggi, Bantu Pencernaan Lebih Lambat
Makanan berserat tinggi mampu memperlambat pengosongan lambung, sehingga perut terasa kenyang lebih lama. Sayuran dan buah sebaiknya selalu hadir dalam menu sahur.
Sayuran seperti brokoli, bayam, wortel, dan buncis bisa diolah menjadi tumisan ringan atau sup. Sementara buah seperti apel, pir, dan pisang dikenal kaya serat dan cocok dikonsumsi saat sahur.
Lemak Sehat, Penopang Energi Tambahan
Lemak sehat juga dibutuhkan tubuh saat sahur, namun konsumsinya tetap harus dibatasi. Lemak membantu penyerapan vitamin dan memberikan cadangan energi tambahan selama puasa.
Alpukat, kacang-kacangan, biji chia, serta minyak zaitun merupakan sumber lemak sehat yang baik. Penambahan irisan alpukat atau taburan kacang pada menu sahur bisa menjadi pilihan praktis.
Hindari Makanan Ini Saat Sahur
Agar puasa berjalan lancar, makanan tinggi gula, gorengan berlebihan, serta makanan asin sebaiknya dihindari saat sahur. Jenis makanan tersebut dapat memicu rasa haus dan lapar lebih cepat.
Minuman berkafein juga tidak disarankan karena dapat meningkatkan produksi urine dan menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat.
Contoh Menu Sahur Sehat dan Tahan Lapar
Menu sahur ideal bisa berupa nasi merah dengan telur rebus dan tumis sayur, oatmeal dengan potongan buah dan kacang, atau roti gandum dengan telur dan alpukat. Kombinasi ini dinilai cukup seimbang untuk menunjang aktivitas selama puasa.
Dengan pemilihan menu sahur yang tepat, tubuh dapat tetap segar, fokus terjaga, dan ibadah puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman.
Sumber: