Misi Amankan Papan Atas! PSMS Medan Boyong 23 Pemain ke Tegal, Dua Pilar Utama Terpaksa Absen

Misi Amankan Papan Atas! PSMS Medan Boyong 23 Pemain ke Tegal, Dua Pilar Utama Terpaksa Absen

PSMS Medan bertolak ke Tegal dengan misi menjaga tren kemenangan. Meski tanpa Erwin Gutawa, Ayam Kinantan optimis curi poin di Stadion Tri Sanja.-Foto:IG@psmsmedan-

SUMUT.DISWAY.ID – Skuad PSMS Medan resmi memulai perjalanan tandang mereka untuk melakoni laga krusial dalam lanjutan putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026. Tim berjuluk Ayam Kinantan ini bertolak menuju Tegal melalui Bandara Internasional Kualanamu pada Rabu (18/2/2026) pagi untuk menantang tuan rumah Persekat Tegal.

Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengonfirmasi bahwa seluruh rombongan yang berangkat berada dalam kondisi siap tempur. "Pagi ini kita sudah di bandara untuk berangkat menuju Tegal," ujar Eko singkat saat memberikan keterangan kepada awak media.

Dalam lawatan pekan ke-20 ini, tim pelatih membawa kekuatan 23 pemain. Namun, PSMS dipastikan kehilangan dua tembok pertahanan utamanya, Erwin Gutawa dan Adlin Cahya. Keduanya harus menetap di Medan lantaran terkena sanksi akumulasi kartu kuning.

Meski kehilangan pemain inti, Eko Purdjianto tetap tenang dan mengaku sudah menyiapkan opsi pemain pengganti. Ia menegaskan bahwa skema alternatif telah dimatangkan selama sesi latihan terakhir di Medan. "Kami sudah siapkan penggantinya, nanti tinggal melihat siapa yang paling siap untuk diturunkan di lapangan," tegas pelatih asal Jawa Tengah tersebut.

Kepercayaan diri anak-anak Medan saat ini sedang membumbung tinggi menyusul dua kemenangan beruntun di laga sebelumnya. Kemenangan meyakinkan 3-1 atas Sumsel United pekan lalu berhasil mendongkrak posisi PSMS ke peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 29 poin.

Di sisi lain, Persekat Tegal yang akan bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Tri Sanja pada Sabtu (21/2/2026) mendatang, masih tertahan di posisi kesembilan dengan 19 poin. Laskar Ki Gede Sebayu diprediksi akan bermain habis-habisan untuk keluar dari bayang-bayang zona merah.

PSMS wajib waspada mengingat rekor pertemuan kedua tim kurang berpihak pada Ayam Kinantan. Dalam dua pertemuan terakhir, PSMS belum mampu memetik kemenangan atas Persekat. Laga ini menjadi pembuktian bagi Rachmad Hidayat dan kolega untuk mematahkan tren negatif tersebut sekaligus memperkokoh posisi mereka di jalur persaingan papan atas.

 

Sumber:

Berita Terkait