Harmoni Nusantara di Skuad Ayam Kinantan: 9 Talenta Indonesia Timur yang Perkuat Karakter 'Rap-rap' PSMS

Harmoni Nusantara di Skuad Ayam Kinantan: 9 Talenta Indonesia Timur yang Perkuat Karakter 'Rap-rap' PSMS

Filosofi "Rap-rap" PSMS Medan musim ini diperkuat oleh talenta hebat asal Indonesia Timur.-Foto:IG@psmsofficial -

SUMUT.DISWAY.ID - PSMS Medan terus berbenah demi ambisi besar kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1. Di balik gaya bermain rap-rap yang identik dengan karakter keras dan lugas khas Kota Medan, terselip fakta menarik mengenai komposisi skuad Ayam Kinantan musim 2025/2026.

Meski bermarkas di Sumatra Utara, kekuatan PSMS musim ini justru banyak bertumpu pada talenta-talenta berbakat dari Indonesia bagian timur. Dari total 33 pemain yang didaftarkan, sembilan di antaranya merupakan putra asli Sulawesi dan Maluku yang menjadi pilar penting di setiap lini.

Berikut adalah daftar penggawa berdarah Timur yang menjadi tumpuan PSMS Medan:

Tembok Kokoh dan Jenderal Lapangan Tengah

Di lini pertahanan, nama Erwin Gutawa menjadi sosok tak tergantikan. Pemain kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, ini menjadi pilihan utama sebagai bek tengah. Pengalamannya membela klub besar seperti PSM Makassar dan Bhayangkara FC memberikan ketenangan di lini belakang bersama tandemnya, Kim Jeung-Ho.

Selain Erwin, posisi bek sayap juga diperkuat oleh Saddam Hi Tenang. Pemain senior asal Ternate, Maluku, ini memiliki mobilitas tinggi. Meski lahir di Timur, Saddam merupakan produk akademi Persebaya yang sudah malang melintang di klub-klub Sumatra seperti Persiraja.

Pada sektor gelandang bertahan, Ichlasul Qadri yang lahir di Mareke, Maluku Utara, kerap menjadi pemutus serangan lawan. Karakter mainnya yang disiplin membuat lini tengah PSMS semakin solid sejak awal musim.

Amunisi Baru dari Bursa Transfer Januari

Agresivitas PSMS di bursa transfer Januari 2026 semakin menegaskan kepercayaan pada talenta Indonesia Timur. Tiga rekrutan anyar langsung didatangkan untuk memperdalam skuad:

Riki Togubu: Gelandang bertahan asal Tidore yang sebelumnya memperkuat Malut United.

Farhan Rahman: Gelandang muda berusia 23 tahun asal Polewali Mandar yang sudah mencatatkan debut saat melawan Persiraja.

Ahmad Wadil: Pemain muda potensial dari Parepare yang langsung dipercaya menghuni starting eleven di dua laga perdana tahun ini.

Selain ketiga nama tersebut, lini tengah juga memiliki Rifai Hi Marsi, pemain kelahiran Makassar jebolan PPLP Maluku Utara yang mengisi posisi gelandang serang.

Mesin Gol Tajam di Lini Depan

Sumber:

Berita Terkait