Perkuat Kedalaman Tim, PSMS Medan Masih Berburu Pemain Baru di Bursa Transfer Paruh Musim

Perkuat Kedalaman Tim, PSMS Medan Masih Berburu Pemain Baru di Bursa Transfer Paruh Musim

PSMS Medan kembali bidik pemain baru di bursa transfer paruh musim 2026. Presiden Direktur Fendi Jonathan tegaskan fokus perombakan total pada komposisi pemain local.-Foto:Instagram@psmsofficial-

SUMUT.DISWAY.ID - PSMS Medan terus menunjukkan keseriusannya dalam menatap sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Setelah mendatangkan delapan pemain baru sejak bursa transfer paruh musim dibuka pada 10 Januari 2026, manajemen tim berjuluk "Ayam Kinantan" tersebut mengisyaratkan bahwa aktivitas belanja pemain mereka belum berakhir.

Presiden Direktur PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengungkapkan bahwa saat ini manajemen tengah menjalin negosiasi serius dengan beberapa pemain tambahan. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kedalaman skuat agar tidak terjadi kesenjangan kualitas antara pemain inti dan pemain pelapis.

"Masih bernegosiasi dengan beberapa pemain lagi untuk melengkapi lapis-lapis tim," ujar Fendi Jonathan dalam keterangannya..

Dengan demikian ada kesinambungan yang baik antara pemain inti dan cadangan, sehingga kedalaman tim menjadi lebih solid.

Fokus Perombakan Total Pemain Lokal

Menariknya, Fendi menekankan bahwa fokus utama perombakan kali ini bukan tertuju pada pemain asing, melainkan pada komposisi pemain lokal. Ia menilai bahwa kekuatan sebuah tim sepak bola terletak pada kolektivitas 11 pemain di lapangan, bukan sekadar mengandalkan satu atau dua individu pemain asing.

Sejauh ini, PSMS telah meresmikan delapan nama baru, yakni Wadil, Adlin Cahya, Abdul Zaki Alim, Muhammad Fazri, Husein Anshori, Dani Saputra, M. Farhan Rahman, dan Riki Togubu. Penambahan ini diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan dan kekompakan tim yang menjadi kunci utama strategi Ayam Kinantan.

"Sepak bola itu permainan 11 orang. Kami melakukan perombakan besar pada pemain lokal karena yang terpenting adalah kekompakan dan disiplin tim. Buktinya, meski lawan menggunakan lebih banyak pemain asing, kualitas lokal kita terbukti mampu bersaing kuat," tegas Fendi.

Perkuat Sektor U-21 dan Pemain Muda

Selain mengejar pemain berpengalaman, manajemen juga memprioritaskan penguatan pada sektor pemain muda dan kelompok usia U-21. Fendi menilai performa tim sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan (improve), namun penyegaran di lini muda tetap harus dilakukan guna menjaga stamina dan regenerasi tim dalam jadwal kompetisi yang padat.

Keberhasilan PSMS menahan imbang tim-tim kuat seperti Adhyaksa FC dan Persiraja Banda Aceh meski hanya mengandalkan satu pemain asing menjadi bukti bahwa strategi pemberdayaan pemain lokal ini membuahkan hasil.

Kini, dengan sisa waktu bursa transfer yang ada, publik Medan menanti siapa lagi nama baru yang akan bergabung di Stadion Teladan. Manajemen berharap tambahan amunisi baru ini dapat membawa PSMS Medan tampil lebih konsisten dan meraih hasil maksimal di penghujung musim Pegadaian Championship 2025/2026.

 

Sumber:

Berita Terkait