Perombakan Skuad Ayam Kinantan: PSMS Medan Resmi Lepas Tiga Pemain di Bursa Transfer Januari
PSMS Medan resmi berpisah dengan Ghozali Siregar, Kardinata Tarigan, dan Ade Jantra.-Foto:PSMS-
SUMUT.DISWAY.ID - PSMS Medan melakukan langkah berani dalam bursa transfer Januari 2026 dengan mengumumkan perpisahan resmi dengan tiga pemainnya. Keputusan ini menjadi bagian dari evaluasi besar-besaran tim pelatih untuk memperkuat performa tim di sisa kompetisi Championship musim 2025/2026.
Akhir Kerja Sama dengan Pemain Senior
Tiga nama yang resmi meninggalkan Skuad Ayam Kinantan adalah Ghozali Siregar, Kardinata Tarigan, dan Ade Jantra. Ketiga pemain ini sejatinya merupakan rekrutan baru yang didatangkan pada awal kompetisi Agustus 2025 lalu. Namun, minimnya kontribusi di lapangan menjadi alasan utama pihak manajemen tidak memperpanjang kerja sama mereka.
Berdasarkan data statistik selama kompetisi berlangsung, Ghozali Siregar hanya mencatatkan lima kali penampilan bersama PSMS. Kardinata Tarigan tercatat hanya bermain dalam dua pertandingan, sementara Ade Jantra justru belum pernah sekalipun mendapatkan menit bermain hingga masa perpisahannya tiba.
Pelatih PSMS Medan saat ini, Eko Purdjianto, menjelaskan bahwa pencoretan ketiga pemain tersebut merupakan hasil evaluasi mendalam dari tim kepelatihan sebelumnya di bawah kepemimpinan Kas Hartadi. "Ya, kalau itu memang hasil evaluasi dari tim kepelatihan sebelumnya," ujar Eko saat memberikan keterangan pers, Selasa (13/1/2026).
Wajah Baru di Lini Tengah
Sebagai pengganti mereka yang berpisah, PSMS langsung memperkenalkan dua rekrutan anyar untuk memperkuat lini tengah, yakni M. Farhan Rahman dan Riki Togubu. Keduanya merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan dan diharapkan mampu memberikan stabilitas pada pertahanan tim.
Eko Purdjianto menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberikan jaminan posisi utama bagi para pemain baru maupun lama. Ia menerapkan sistem persaingan sehat di mana pemain yang paling siap dan menunjukkan performa terbaiklah yang akan masuk dalam starting eleven.
"Saya melihatnya, siapa pemain yang perform itu yang saya pertahankan. Saya sampaikan kepada tim bahwa saya membutuhkan kontribusi kalian semua di setiap laga," tegas Eko. Langkah perombakan ini menjadi sinyal kuat bahwa PSMS Medan tengah berupaya keras untuk kembali ke jalur kemenangan dan menjaga asa di papan atas kompetisi.
Sumber: