Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain: PSMS Medan Tertahan Imbang di Markas Persikad

Senin 06-04-2026,15:09 WIB
Reporter : Lina Setiawati
Editor : Lina Setiawati

SUMUT.DISWAY.ID - PSMS Medan harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Persikad Depok dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship di Stadion Pakansari, Minggu (5/4/2026). Meski berhasil mencuri satu poin di laga tandang, skuad Ayam Kinantan menyisakan kekecewaan mendalam karena gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain sejak pertengahan babak pertama.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengaku kurang puas dengan hasil akhir tersebut. Menurutnya, anak asuhnya mendominasi jalannya pertandingan, namun kesulitan membongkar pertahanan gerendel yang diterapkan Persikad setelah salah satu pemain lawan terkena kartu merah.

"Kami sangat kecewa. Seharusnya kami bisa menang saat bermain 11 lawan 10, meskipun pemain sudah berusaha maksimal di lapangan," ujar Eko saat memberikan keterangan pers usai pertandingan.

Pertahanan Rapat dan Celah Kontra-Strategi

Eko menilai Persikad Depok bermain sangat disiplin dengan strategi deep defending atau pertahanan dalam setelah kehilangan satu personel. Kondisi ini membuat barisan penyerang PSMS Medan frustrasi dan justru sempat lengah hingga kebobolan melalui skema serangan balik lawan.

Kelemahan transisi dari menyerang ke bertahan menjadi catatan merah bagi tim pelatih. Keinginan yang terlalu menggebu-gebu untuk mencetak gol justru menyisakan lubang di lini belakang yang berhasil dieksploitasi oleh penyerang tim tuan rumah.

"Saat menyerang, kami terlalu terburu-buru dan bahkan lupa bertahan. Hal itu yang menyebabkan kami kebobolan. Secara ofensif sudah bagus, tapi hasilnya belum maksimal," tambah Eko Purdjianto.

Evaluasi di Bogor Jelang Hadapi Garudayaksa FC

Guna menjaga fokus dan stamina, manajemen PSMS Medan memutuskan untuk tetap bertahan di Bogor ketimbang kembali ke Medan. Keputusan ini diambil untuk mempermudah proses evaluasi tim menjelang laga krusial berikutnya melawan pemuncak klasemen, Garudayaksa FC, pada Sabtu (11/4/2026) mendatang.

Pemain senior PSMS, Rudiyana, mengakui kurangnya ketenangan skuad dalam memanfaatkan situasi unggul jumlah orang. Ia berharap tim bisa tampil lebih sabar dan taktis pada laga selanjutnya di stadion yang sama pekan depan.

Hasil imbang ini menempatkan PSMS dalam posisi yang wajib meraih poin penuh di laga berikutnya demi menjaga asa di papan atas klasemen Liga 2. Tim pelatih berjanji akan memperbaiki koordinasi lini belakang agar tidak kembali kecolongan saat menghadapi tim dengan daya gedor tinggi seperti Garudayaksa.

 

Kategori :