SUMUT.DISWAY.ID - Pertarungan dua kekuatan besar sepak bola Afrika berakhir tanpa pemenang setelah Pantai Gading dan Kamerun bermain imbang 1-1 pada Minggu (28/12). Laga yang berlangsung di Marrakech ini menyuguhkan tensi tinggi sejak menit awal, di mana kedua tim saling jual beli serangan demi mengamankan posisi di klasemen.
Pantai Gading memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-51 melalui aksi gemilang Amad Diallo. Pemain muda tersebut melepaskan tendangan melengkung yang bersarang tepat di pojok gawang, mencatatkan gol keduanya dalam dua laga beruntun. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Lima menit berselang, Kamerun berhasil menyamakan kedudukan setelah tendangan Junior Tchamadeu berbelok arah akibat mengenai bek Ghislain Konan, yang akhirnya tercatat sebagai gol bunuh diri.
Laga ini juga menjadi panggung pembuktian bagi pelatih baru Kamerun, David Pagou. Di bawah kepemimpinannya, skuad berjuluk Indomitable Lions tampil lebih solid dan bersatu setelah sempat didera konflik internal antara federasi dan pelatih sebelumnya.
Kehadiran Bintang Dunia dan Penghormatan Terakhir
Suasana di tribun stadion semakin meriah dengan kehadiran sejumlah bintang sepak bola dunia. Kamera televisi menangkap momen Kylian Mbappe, Jules Kounde, dan Aurelien Tchouameni yang duduk berdampingan menyaksikan laga tersebut. Kehadiran para pemain bintang Prancis ini menambah daya tarik pertandingan yang memang sarat gengsi.
Sebelum sepak mula, seluruh stadion mengheningkan cipta sejenak untuk menghormati mantan pelatih Pantai Gading, Jean-Louis Gasset, yang wafat pada pekan lalu. Momen emosional ini menjadi penghormatan terakhir bagi sang juru taktik yang pernah berjasa besar bagi sepak bola Pantai Gading.
Hasil imbang ini menempatkan kedua tim pada posisi aman dengan koleksi empat poin di Grup F. Secara matematis, Pantai Gading dan Kamerun memiliki peluang sangat besar untuk melaju ke babak 16 besar, mengingat format turnamen yang meloloskan dua tim teratas serta empat peringkat ketiga terbaik.
Aljazair Melaju Mulus di Bawah Tatapan Zidane
Di pertandingan lain, Aljazair memastikan diri melangkah ke babak gugur setelah menumbangkan Burkina Faso dengan skor tipis 1-0. Legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane, kembali hadir di tribun untuk mendukung tim nasional tanah leluhurnya tersebut.
Riyad Mahrez menjadi pahlawan kemenangan lewat eksekusi penalti pada menit ke-23. Gol tersebut merupakan koleksi ketiga Mahrez dalam dua pertandingan terakhir, sekaligus mengunci poin sempurna bagi Aljazair di Grup E. Keberhasilan ini menjadi pelepas dahaga bagi pendukung Fennec Foxes setelah dalam dua edisi sebelumnya mereka selalu tersingkir di fase grup.
Sementara itu, dari persaingan lain, Mozambik membuka asa untuk lolos setelah menumbangkan Gabon dengan skor ketat 3-2. Kekalahan tersebut sekaligus memastikan langkah Gabon terhenti di turnamen tahun ini setelah menderita dua kekalahan beruntun.