Luis de la Fuente Dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Putra Ballon d'Or 2026
Luis de la Fuente meraih penghargaan Pelatih Terbaik Putra Ballon d'Or 2026 setelah membawa Spanyol meraih prestasi gemilang di panggung internasional.--Tangkapan layar/@FabizioRomano
SUMUT.DISWAY.ID - Luis de la Fuente meraih penghargaan Pelatih Terbaik Putra dalam malam penganugerahan Ballon d'Or 2026 yang berlangsung di London, Inggris, Senin (26/10/2026) malam waktu setempat atau Selasa (27/10/2026) dini hari WIB. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilannya membawa timnas Spanyol meraih prestasi di panggung sepak bola internasional.
Pelatih timnas Spanyol itu mengungguli sejumlah kandidat lain dalam perebutan penghargaan. De la Fuente bersaing dengan Mikel Arteta dari Arsenal, Unai Emery dari Aston Villa, Vincent Kompany dari Bayern Muenchen, dan Luis Enrique dari Paris Saint-Germain.
Dalam pidato penerimaan trofi, De la Fuente menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata hasil kerja individu. Ia menilai keberhasilan yang diraih merupakan buah dari kerja sama seluruh anggota tim.
“Penghargaan ini bukanlah pencapaian individu. Ini adalah keberhasilan seluruh tim, sebuah tim yang luar biasa,” kata De la Fuente dalam pidato penerimaan trofi, dikutip dari BBC.
Pelatih berusia 65 tahun itu juga mengungkapkan rasa terhormatnya karena terpilih sebagai yang terbaik di antara para nomine. Ia memberikan apresiasi kepada para pesaing yang dinilainya memiliki kualitas dan prestasi untuk bersaing memperebutkan penghargaan tersebut.
“Selamat malam, merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk menerima penghargaan ini. Berada di antara para nomine lainnya adalah sesuatu yang sangat istimewa,” ujarnya.
De la Fuente turut menyampaikan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) serta para pemain yang telah bekerja bersamanya. Menurutnya, keberhasilan timnas Spanyol tidak terlepas dari komitmen para pemain dalam menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
“Rahasianya terletak pada kerja sama dengan para pemain yang sangat murah hati, menjunjung tinggi solidaritas, dan selalu mengutamakan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, De la Fuente juga sempat meminta maaf karena keterbatasannya dalam berbahasa Inggris. Ia berharap dapat menyampaikan pidato dengan lebih lancar pada kesempatan mendatang.
De la Fuente ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas senior Spanyol pada Desember 2022 untuk menggantikan Luis Enrique. Sebelum menangani tim senior, ia telah menghabiskan bertahun-tahun bekerja dalam sistem pembinaan pemain muda RFEF.
Pengalamannya di level klub senior memang relatif terbatas. Namun, De la Fuente mampu membangun timnas Spanyol yang kompetitif dengan memadukan pemain muda berbakat dan pemain berpengalaman.
Prestasinya bersama La Roja mulai menonjol ketika mengantarkan Spanyol menjuarai UEFA Nations League 2022/2023. Kesuksesan itu berlanjut pada Euro 2024, ketika Spanyol keluar sebagai juara setelah mencatatkan tujuh kemenangan sepanjang turnamen.
Pencapaian tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu pelatih penting dalam perkembangan sepak bola Spanyol. Di bawah arahannya, timnas Spanyol menunjukkan konsistensi permainan serta kemampuan bersaing menghadapi tim-tim elite dunia.
De la Fuente kemudian mencapai puncak prestasinya dengan membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkannya meraih penghargaan Pelatih Terbaik Putra Ballon d'Or tahun ini.
Sumber: