Gol Javier Siverio Belum Cukup, PSMS Medan Ditahan Semen Padang 1-1
PSMS Medan ditahan Semen Padang 1-1 setelah kebobolan pada menit 90+14. Eko Purdjianto menyoroti konsentrasi pemain hingga akhir laga.--Tangkapan layar/@official_psmsmedan
SUMUT.DISWAY.ID - PSMS Medan harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang dalam lanjutan Pegadaian Championship. Sempat unggul pada masa tambahan waktu babak kedua, Ayam Kinantan justru kebobolan menjelang pertandingan berakhir.
Pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu, itu berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. PSMS membuka keunggulan melalui sepakan Javier Siverio pada menit ke-90+5.
Namun, kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah Ari Maring mencetak gol penyeimbang untuk Semen Padang pada menit ke-90+14. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
BACA JUGA:Juventus Bangkit dari Ketertinggalan, Celta Vigo Kalah Lewat Gol Menit Akhir
Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai hilangnya konsentrasi pada penghujung pertandingan menjadi hal yang harus segera dibenahi timnya.
“Kita sempat unggul, pada menit akhir kita kebobolan. Sangat disayangkan, tapi inilah sepak bola,” kata Eko.
Menurutnya, para pemain harus mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan, baik ketika berusaha mencetak gol maupun saat mempertahankan keunggulan. Ia menegaskan, konsentrasi tidak boleh mengendur meski laga hampir selesai.
“Kita tanamkan ke pemain harus fokus sepanjang pertandingan sampai menit terakhir. Ke depannya akan kita perbaiki untuk menghadapi PSIS Semarang,” ujarnya.
Eko juga menyoroti situasi menjelang gol penyama kedudukan Semen Padang. Ia menyebut pertandingan sempat terhenti cukup lama setelah terjadi insiden yang melibatkan kiper tuan rumah.
“Gol terjadi saat insiden kiper cedera. Tadi pemain saat insiden pertandingan sempat berhenti lama. Makanya, di awal pertandingan itu saya selalu beritahu ke pemain bahwa harus fokus dari menit awal sampai akhir,” jelasnya.
Bek PSMS Medan Azis Hutagalung turut mengungkapkan kekecewaannya atas hasil imbang tersebut. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang telah berjuang sepanjang pertandingan.
“Kami mengapresiasi semua teman-teman yang berjuang dari awal hingga akhir pertandingan. Tadi kita hampir menang, tapi inilah sepak bola, menit terakhir yang menentukan,” ujar Azis.
Azis berharap hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim agar tidak kembali kehilangan poin akibat kelengahan pada penghujung laga.
“Pertandingan ini tentunya jadi pembelajaran bagi kami agar lebih fokus lagi dari awal sampai akhir pertandingan,” tambahnya.
Sumber: