Kedelai Goreng Tak Cuma Renyah, Ini Manfaatnya untuk Jantung hingga Tulang
Kedelai goreng renyah sebagai camilan sumber protein nabati-TikTok-
jogja.fin.co.id - Kedelai dikenal sebagai bahan pangan yang kaya protein nabati. Di Indonesia, Kedelai lebih sering dikonsumsi dalam bentuk tahu, tempe, atau susu Kedelai. Padahal, kacang ini juga bisa diolah menjadi camilan renyah dengan cara digoreng atau dipanggang.
Kedelai goreng tetap mengandung sejumlah nutrisi penting. Protein, serat, mineral, serta senyawa isoflavon menjadi beberapa kandungan yang membuat kedelai menarik sebagai bagian dari pola makan sehat.
Meski begitu, cara pengolahan dan jumlah yang dikonsumsi tetap perlu diperhatikan. Proses menggoreng dapat menambah kandungan kalori dan lemak pada makanan.
Kaya Protein dan Beragam Nutrisi
Kedelai termasuk sumber protein nabati berkualitas karena mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Kacang ini juga mengandung serat yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Selain protein dan serat, kedelai mengandung vitamin B kompleks, zat besi, kalsium, magnesium, dan fosfor. Kandungan asam lemak tak jenuh seperti omega-3 dan omega-6 juga terdapat di dalamnya.
Nutrisi tersebut tetap dapat diperoleh ketika kedelai diolah menjadi camilan. Namun, proses penggorengan membuat jumlah kalorinya lebih tinggi dibandingkan kedelai yang diolah dengan metode lain.
Bisa Mendukung Kesehatan Jantung
Konsumsi kedelai dikaitkan dengan manfaat terhadap kadar kolesterol, terutama kolesterol LDL atau yang dikenal sebagai kolesterol jahat.
Protein kedelai dan kandungan senyawa aktif di dalamnya dapat berperan dalam membantu menjaga profil lemak darah. Asupan kedelai sebagai bagian dari pola makan seimbang juga dapat mendukung kesehatan pembuluh darah.
Kedelai mengandung lemak tak jenuh yang lebih baik dibandingkan lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Namun, manfaat tersebut perlu dilihat dari keseluruhan pola makan, bukan hanya dari satu jenis makanan.
Karena itu, kedelai goreng sebaiknya dikonsumsi dalam porsi wajar. Kandungan minyak dan garam pada camilan tetap perlu diperhatikan.
Isoflavon Berperan untuk Kesehatan Kulit
Kedelai memiliki senyawa isoflavon seperti genistein dan daidzein. Senyawa tersebut termasuk fitoestrogen yang memiliki aktivitas biologis di dalam tubuh.
Isoflavon juga memiliki aktivitas antioksidan. Sejumlah penelitian mengenai produk kedelai menunjukkan adanya potensi manfaat terhadap kondisi kulit, termasuk kelembapan dan tampilan tanda-tanda penuaan.
Pada perempuan yang memasuki masa premenopause, perubahan kadar estrogen dapat memengaruhi kondisi kulit. Konsumsi kedelai dapat menjadi salah satu bagian dari pola makan yang mendukung kebutuhan nutrisi pada masa tersebut.
Namun, kedelai tidak dapat menggantikan perawatan kulit maupun penanganan medis apabila terdapat masalah kulit tertentu.
Membantu Memelihara Kekuatan Tulang
Sumber: