DPRD Sumut Sebut Kebijakan Bobby Berkantor di Nias Dorong Percepatan Pembangunan

DPRD Sumut Sebut Kebijakan Bobby Berkantor di Nias Dorong Percepatan Pembangunan

Ketiga anggota Komisi D DPRD Sumut dan Gubernur Bobby Nasution saat melakukan peninjauan program pembangunan infrastruktur di Kepulauan Nias.-ANT-

sumut.disway.id - Langkah Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution berkantor di Kepulauan Nias mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara. 

Kebijakan tersebut dinilai sebagai upaya nyata mempercepat program pembangunan dan mengentaskan wilayah kepulauan dari status daerah tertinggal.

Ketua Komisi D DPRD Sumut, Timbul Jaya, menyampaikan dukungan tersebut saat meninjau pelaksanaan program pembangunan Pemprov Sumut di Pantai Tureloto, Kabupaten Nias Utara, Jumat (7/8/2026).

"Hari ini kita apresiasi kebijakan Gubernur mempercepat pembangunan di Sumatera Utara, khususnya Kepulauan Nias," kata Timbul.

Kehadiran jajaran Komisi D DPRD Sumut di lokasi bertujuan memastikan alokasi dana daerah dimanfaatkan secara optimal. Evaluasi lapangan ini difokuskan pada efektivitas program pembangunan infrastruktur, fasilitas kesehatan, dan sektor pendukung perekonomian warga Nias.

Anggota DPRD Sumut, Defri Noval Pasaribu, menilai langkah berkantor di Nias merupakan terobosan gaya kepemimpinan baru dari Bobby Nasution. Kehadiran langsung kepala daerah dianggap efektif menyerap aspirasi dan menghadirkan solusi cepat bagi masalah warga setempat.

"Banyaknya anggaran pemprov di Nias, kami di Komisi D perlu melihat secara langsung bagaimana anggaran ini bisa tepat guna dan tepat sasaran," ujar Defri.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengungkap Pemprov Sumut melipatgandakan alokasi pembangunan untuk Kepulauan Nias pada tahun anggaran 2026.

"Tahun 2026 ini kami mengalokasikan anggaran hampir Rp500 miliar untuk se-Kepulauan Nias. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp250 miliar," jelas Bobby.

Pengawasan ketat dari DPRD Sumut diharapkan memastikan lonjakan anggaran tersebut berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kepulauan Nias.

Sumber: