Pemkot Medan Tanam 1.792 Pohon Baru, Tebus Penebangan Imbas Proyek Bus Rapid Transit
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas -IST-
sumut.disway.id - Pemerintah Kota Medan bersama pemangku kebijakan menanam 1.792 pohon pengganti di wilayah Kota Medan. Penanaman ini merespons penebangan pohon yang terdampak proyek Bus Rapid Transit (BRT).
"Hingga Juli 2026, sebanyak 1.792 pohon telah ditanam," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi, di Medan, Jumat (31/7/2026).
Melvi menjelaskan penanaman ini bentuk tanggung jawab pemerintah kota terhadap lingkungan hidup. Proyek infrastruktur transportasi massal tersebut berdampak langsung pada vegetasi pelindung jalan.
Ribuan Pohon Terdampak Koridor BRT
Proyek pembangunan BRT mempengaruhi 2.788 pohon sepanjang rute koridor bus. Dinas terkait memetakan kondisi fisik tanaman sebelum mengeksekusi lapangan.
Dari total pohon terdampak, sebanyak 2.196 pohon terpaksa ditebang. Sementara itu, 592 pohon lainnya dipindahkan atau direlokasi ke lokasi yang lebih sesuai.
"Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan, Pemkot Medan melakukan penanaman pohon di sejumlah lokasi," ujar Melvi.
Target Penghijauan 61 Ribu Pohon
Pemerintah Kota Medan menyiapkan program penghijauan lanjutan. Dinas Lingkungan Hidup menargetkan penanaman total 61.170 pohon secara bertahap di berbagai ruas jalan kota.
Pemilihan jenis tanaman memperhatikan daya tahan dan fungsi lingkungan. "Pohon-pohon yang ditanam dipilih sesuai dengan karakteristik," ucap Melvi.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan komitmen pemerintah menjaga keseimbangan ekosistem. Pihaknya berkoordinasi aktif dengan pemerintah pusat mengawal proyek ini.
"Kemarin saya berkoordinasi dengan kementerian, saya minta update termasuk tentang penghijauannya," tutur Rico Waas.
Sumber: