Dorong UMKM Naik Kelas, Bobby Nasution Minta Pelaku Usaha Garap Pasar Industri
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bersama Deputi Gubernur BI Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono saat pembukaan KKSU 2026 di Medan.-IG-
sumut.disway.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong perubahan orientasi pemasaran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pelaku usaha diminta tidak hanya fokus menjual produk langsung ke konsumen, melainkan mulai masuk ke rantai industri dan menggaet investor melalui skema business to business.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Langkah ini diambil untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi Sumut di kisaran 6,7 hingga 7,1 persen tahun ini.
Pihaknya memastikan siap memberikan pengawalan penuh agar produk lokal makin diminati pasar yang lebih luas.
"Kami juga mendorong perubahan orientasi pemasaran UMKM dari sekadar menjual langsung kepada konsumen kini memasuki rantai industri, dan menarik investor melalui skema business to business," kata Bobby saat pembukaan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 di Medan, Sabtu (25/7/2026).
Bobby menambahkan, Pemprov Sumut menyiapkan pendampingan intensif dari hulu ke hilir. Bantuan mencakup peningkatan kualitas kemasan hingga penyusunan studi kelayakan usaha agar produk lebih bankable di mata perbankan dan investor.
Kualitas Mampu Bersaing Global
Kualitas produk UMKM Sumatera Utara, baik sektor wastra maupun kuliner, dinilai sangat mampu bersaing di tingkat nasional hingga global. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Sumut tahun 2025, jumlah UMKM di wilayah ini telah menembus 1,4 juta unit dengan rasio kewirausahaan mencapai 4,1 persen.
Guna mengimbangi dinamika ekonomi global, potensi dalam negeri dan sektor swasta harus terus dioptimalkan.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono mengapresiasi ketahanan ekonomi Sumut yang tumbuh 4,98 persen di tengah ketidakpastian global. Bank Indonesia berjanji terus memperkuat insentif likuiditas makroprudensial perbankan untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM.
"Tema tahun ini mencerminkan komitmen bersama memperkuat ekosistem UMKM daerah agar naik kelas. KKSU menjadi jembatan mempertemukan UMKM dan mitra pembiayaan, mitra dagang, serta pasar lebih luas," ujar Thomas.
Sumber: