Perkuat Layanan Kesehatan, Sumut Gandeng Tiongkok Hadirkan 200 Mesin Cuci Darah
Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun.-Foto:kominfosumut-
sumut.disway.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov sumut) terus meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan untuk warga.
Lewat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), menjalin kerja sama dengan Tiongkok dalam penguatan layanan Kesehatan dan pengembangan energi hijau berkelanjutan.
Kerja sama itu disepakati melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PPSU dengan Tiongkok.
Dalam kesepakatan tersebut, Sumut dipastikan bakal mendapat pasokan 200 unit mesin cuci darah (hemodialisis) untuk memperkuat fasilitas medis lokal, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas besar mencapai 300 Megawatt (MW).
Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi tingginya atas terealisasinya kolaborasi ini.
Menurutnya, kerja sama ini menjadi jawaban nyata atas kebutuhan dasar masyarakat Sumut terkait kesehatan dan pasokan energi ramah lingkungan.
"Semoga kerja sama ini menjadi awal dari semakin banyak investasi yang hadir di Sumatera Utara, terbukanya lapangan kerja baru, serta terciptanya lebih banyak peluang yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ujar Bobby usai menyaksikan penandatanganan MoU di Jakarta.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, mengatakan Sumatera Utara memiliki posisi yang sangat strategis dalam peta koridor ekonomi nasional.
Djauhari menyebut, hadirnya kerja sama ini menandai iklim investasi yang semakin sehat di Sumut karena mulai merambah ke sektor bisnis swasta (private to private), tidak lagi sekadar hubungan antarpemerintah (G to G).
"Beberapa proyek sudah berjalan di Sumut. Kali ini kita beralih ke jalur swasta (private to private). Mudah-mudahan ini awal yang baik dalam membuka peluang investasi yang lebih luas," ungkap Djauhari.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT PPSU Ferry Indra menegaskan komitmen perusahaannya untuk terus bertransformasi.
Menurutnya, proyek mesin cuci darah dan PLTS ini merupakan wujud keterbukaan Sumut dalam menciptakan nilai tambah layanan publik yang transparan dan profesional.
Sumber: