Dikepung Klub Raksasa Pelatih PSMS Eko Purdjianto Tegaskan Tidak Perlu Takut
Sesi latihan skuad PSMS Medan di bawah asuhan pelatih Eko Purdjianto menjelang laga perdana Piala Presiden 2026 melawan Port FC.--
sumut.disway.id – Ujian maha berat langsung menghadang PSMS Medan di laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026. Skuad Ayam Kinantan dijadwalkan langsung bentrok melawan klub raksasa Thailand, Port FC, pada Minggu (26/7/2026) sore pukul 15.30 WIB.
Turnamen pramusim ini menempatkan PSMS dalam grup neraka bersama Port FC, Persija Jakarta, dan tuan rumah Persebaya Surabaya. Seluruh rangkaian pertandingan sengit di Grup B ini akan dipusatkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Lawan pertama PSMS bukan tim sembarangan. Port FC merupakan tim papan atas yang baru saja mengunci posisi runner-up di kasta tertinggi Thai League 1 musim 2025-2026.
Meski dikepung tim-tim kakap, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, memastikan anak asuhnya sama sekali tidak gentar. Eko menilai turnamen pramusim ini justru menjadi panggung emas bagi pasukannya untuk menantang tim-tim hebat.
"Tentunya siapa pun lawannya kita tidak perlu takut," tegas Eko saat memberikan keterangan resmi mengenai kesiapan tim. Menurutnya, ajang ini harus dinikmati para pemain untuk membuktikan bahwa PSMS mampu memberikan perlawanan sengit di lapangan.
Sajikan Dua Laga Klasik Legendaris
Usai meladeni kekuatan Port FC, agenda melelahkan sudah menanti Nico Malau dan kolega. PSMS bakal menantang tuan rumah Persebaya Surabaya pada Rabu (29/7/2026) malam. Pertemuan ini diprediksi berjalan emosional mengingat sejarah panjang rivalitas klasik kedua tim legendaris tersebut.
Memasuki laga pamungkas fase grup pada Sabtu (1/8/2026), PSMS ditantang Persija Jakarta yang kini dinahkodai oleh juru taktik kawakan, Shin Tae-yong. Sama seperti laga kontra Persebaya, duel kontra Macan Kemayoran juga dipastikan membangkitkan memori persaingan sengit era Perserikatan.
Status PSMS sebagai satu-satunya kontestan dari kasta kedua tidak membuat Eko berkecil hati. Mantan bek Timnas Indonesia tersebut menegaskan bahwa kehadiran timnya di Surabaya bukan sekadar penggembira atau pelengkap turnamen.
Eko berkomitmen penuh untuk membuktikan bahwa level permainan PSMS sanggup bersaing dengan klub-klub kasta tertinggi. Selain berburu prestasi, turnamen ini sekaligus menjadi simulator pematangan taktik sebelum bertarung di kompetisi resmi.
"Kami bukan hanya sekadar ikut saja, tapi harus buktikan kalau bisa bersaing. Laga ini juga akan kami jadikan salah satu persiapan untuk musim sesungguhnya nanti," tutur Eko.
Sumber: