Peta Baru Kekuatan Liga 2: Intip Pergerakan Agresif PSMS Medan dan Semen Padang
Logo PSMS Medan.-PSMS Medan-
sumut.disway.id – Aktivitas bursa transfer Pegadaian Championship 2026/2027 semakin dinamis. Sejumlah kontestan mulai mematangkan persiapan skuad secara kontras. Saat beberapa tim memilih merombak total pemainnya, raksasa Sumatra seperti PSMS Medan dan Semen Padang justru bergerak agresif mendatangkan amunisi baru berkategori bintang.
PSMS Medan menunjukkan keseriusan tinggi untuk menghadapi musim baru. Klub berjuluk Ayam Kinantan ini terus bergerak memburu tanda tangan pemain berkualitas demi memperkuat kedalaman tim. Manajemen PSMS mengonfirmasi kedatangan tiga penggawa anyar, yakni Roket Tampubolon, Aziz Hutagalung, dan Taufik Hidayat.
Menariknya, nama Roket Tampubolon dan Taufik Hidayat merupakan pilar penting Garudayaksa FC saat sukses merengkuh trofi juara Liga 2 musim lalu. Kehadiran para juara ini diproyeksikan mampu mendongkrak performa kolektif tim di bawah arahan pelatih kepala Eko Purdjianto, yang kontraknya resmi diperpanjang bersama asisten Legimin Raharjo.
Langkah tidak kalah ambisius diperlihatkan oleh Semen Padang. Tim berjuluk Kabau Sirah tersebut menjelma menjadi salah satu kontestan paling boros pada jendela transfer kali ini. Manajemen yang kini disokong legenda Suhatman Iman sebagai penasihat taktis sukses mendaratkan sederet pemain berpengalaman eks kompetisi kasta tertinggi.
Semen Padang resmi mengamankan servis gelandang Muhammad Hargianto, Gian Zola, sayap lincah Esteban Viscara, hingga bek timnas Bagas Kaffa dan Rezaldi Hehanusa. Lini depan mereka juga dipastikan semakin tajam setelah berhasil meyakinkan striker naturalisasi kawakan, Ilija Spasojevic, untuk bergabung.
Pergerakan masif duo Sumatra ini berbanding terbalik dengan kebijakan ekstrem yang diambil oleh Persis Solo. Laskar Sambernyawa memilih membubarkan fondasi tim lamanya secara massal. Tim asal Jawa Tengah tersebut mengumumkan pelepasan 16 pemain sekaligus dalam waktu satu hari.
Keputusan tersebut membuat total 18 pemain resmi meninggalkan Solo pada awal musim ini, termasuk mendepak seluruh legiun asing mereka seperti Bruno Gomes dan Luka Dumancic. Praktis, tim yang baru merekrut Ahmad Mujadid dan Novan Sasongko ini harus membangun kekuatan dari nol kembali.
Di tengah turbulensi skuad kompetitor, beberapa tim memilih bersikap moderat dengan mempertahankan kerangka lama. PSPS Pekanbaru contohnya, resmi mengikat kembali striker asing asal Brasil Antonio Gamaroni serta menunjuk Akhyar Ilyas sebagai nakhoda baru.
Namun, melihat geliat belanja yang ada, kendali peta kekuatan awal musim ini tampaknya mulai bergeser ke arah agresivitas belanja pemain yang ditunjukkan oleh PSMS Medan dan Semen Padang.
Sumber: