Viral Babi Hutan Masuk Rumah Warga di Sumut, Perabot Hancur dan Penghuni Terluka

Viral Babi Hutan Masuk Rumah Warga di Sumut, Perabot Hancur dan Penghuni Terluka

Viral Babi Hutan Masuk Rumah Warga di Sumut-(Dokumen Istimewa)-

DISWAY.SUMUT.ID - Suasana tenang di Dusun VIII, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mendadak berubah menjadi kepanikan.

Kepanikan tersebut terjadi, akibat seekor babi hutan berbobot sekitar 30 kilogram masuk ke kawasan permukiman warga, Selasa (23/6/2026).

Kemunculan babi hutan jantan tersebut, membuat warga geger. Hewan liar itu, awalnya diketahui terlihat berkeliaran di jalan desa. 

Karena wilayah tersebut hampir tidak pernah didatangi babi hutan, warga pun berinisiatif mengejar dan menangkapnya menggunakan kayu.

Namun upaya penangkapan justru membuat babi hutan semakin agresif, hewan itu berlari ke arah permukiman padat penduduk sebelum akhirnya menerobos masuk ke rumah milik Tatang Rizaldi (43).

Saat kejadian, Tatang berusaha melindungi istri dan anaknya yang berada di dalam rumah. Nahas, ia justru menjadi sasaran amukan babi hutan tersebut.

Akibat serudukan itu, Tatang mengalami luka robek pada bagian betis kanan dan segera dilarikan ke RS Sultan Sulaiman Serdang Bedagai untuk mendapatkan perawatan medis. 

Sementara itu, istri dan anaknya berhasil menyelamatkan diri meski sejumlah perabot rumah tangga di dalam rumah mengalami kerusakan akibat amukan hewan liar tersebut.

Setelah berlangsung cukup menegangkan, warga akhirnya berhasil melumpuhkan babi hutan menggunakan kayu. Hewan itu ditemukan dalam kondisi mati di dalam rumah Tatang, usai dihantam berulang kali oleh warga.

Afrianti (33), istri Tatang, mengungkapkan peristiwa itu bermula ketika suaminya mendengar suara gaduh dari luar rumah. 

Saat pintu dibuka untuk memastikan apa yang terjadi, babi hutan tiba-tiba menyerbu masuk dan langsung mengamuk di dalam rumah.

"Babi itu ngamuk, saat suamiku mencoba menyelamatkan kami, disitu babi itu menyeruduk kakinya hingga terluka, babi itu mati di pukuli warga," ungkap Afrianti.

Warga menduga babi hutan tersebut datang dari seberang sungai yang masih terdapat hutan, lalu masuk ke pemukiman warga di dekat hutan.

Sumber: