Bawa Misi Juara Umum, Bobby Nasution Lepas Kontingen Pesparawi Sumut ke Papua Barat

Bawa Misi Juara Umum, Bobby Nasution Lepas Kontingen Pesparawi Sumut ke Papua Barat

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat menyalami dan melepas keberangkatan kontingen Pesparawi Nasional XIV Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin.--

sumut.disway.id - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menaruh harapan besar pada pundak kontingen daerahnya yang akan berlaga di ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV/2026 di Manokwari, Papua Barat. Pemerintah provinsi menargetkan delegasi Sumatera Utara mampu mempertahankan predikat juara umum sekaligus membawa kembali piala bergilir Presiden Republik Indonesia ke Medan.

Ajang kompetisi seni suara gerejawi tingkat nasional ini dijadwalkan berlangsung di bumi Papua Barat mulai tanggal 18 hingga 28 Juni 2026. Bobby menyampaikan instruksi tersebut secara langsung setelah memimpin upacara pelepasan resmi rombongan di Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas Gubernur Sumatera Utara, Senin (15/6/2026).

"Harapan kami kepada para kontingen Sumut bisa kembali membawa Piala Presiden, artinya menjadi juara umum kembali," ujar Bobby.

Gubernur mengingatkan para peserta untuk memelihara fokus tinggi dan merawat mentalitas juara yang telah terbentuk. Capaian gemilang ini merujuk pada kesuksesan Sumatera Utara saat mendominasi pelaksanaan Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta pada tahun 2022 lampau, di mana saat itu tim Sumatera Utara menyabet status juara umum dengan koleksi 12 medali emas.

Bobby menyuntikkan motivasi agar semangat juang tersebut kembali membara di arena pertandingan. "Kepada kontingen konsentrasi, fokus bertanding. Pokoknya kontingen berangkat, menang. Selamat bertanding, harus bisa kembali membawa piala presiden," ucapnya memberi semangat.

Di luar ranah kompetisi olah suara, Bobby memandang esensi pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV/2026 memiliki dimensi sosial yang jauh lebih luas. Panggung festival ini menjadi momentum strategis dalam mengampanyekan moderasi beragama, mempererat tali persatuan bangsa, serta merefleksikan wajah Indonesia yang damai dan harmonis di tengah kemajemukan.

Ke depan, Bobby menginginkan Sumatera Utara mengambil peran strategis yang lebih masif dalam pembinaan seni budaya umat Kristiani di level nasional. Ia bahkan menginstruksikan tim delegasi untuk menyampaikan sinyal kesiapan infrastruktur daerah sebagai lokasi penyelenggaraan festival periode berikutnya.

"Kalau bisa nanti pada saat menentukan tuan rumah selanjutnya, sampaikan Sumut siap menjadi tuan rumah Pesparawi selanjutnya. Pemprov Sumut siap mendukung penuh pelaksanaan Pesparawi berikutnya," tutur Bobby.

Dukungan moral dan fasilitas dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendapat apresiasi tinggi dari pihak penyelenggara seni. Ketua Panitia Rombongan Kontingen Sumut, Pdt. Berkat Kurniawan Laoli, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian besar yang diberikan oleh jajaran pemprov.

Pdt. Berkat menerangkan bahwa kekuatan armada Sumatera Utara yang bertolak menuju Papua Barat mencapai 270 personel, yang mencakup para penampil, pelatih, serta tim pendamping. Proses mobilisasi masa keberangkatan rombongan mulai dicicil sejak hari ini demi menyiasati keterbatasan kapasitas penerbangan dan efisiensi manajemen akomodasi selama perjalanan udara jarak jauh. "Hari ini para kontingen mulai diberangkatkan secara bertahap, mengingat efisiensi akomodasi dan rute penerbangan menuju Manokwari," jelasnya.

Dalam perhelatan akbar empat tahunan ini, tim Sumatera Utara akan turun bertanding di 12 kategori perlombaan yang disediakan panitia pusat. Para talenta emas yang dikirimkan merupakan hasil kurasi ketat dari lima wilayah kabupaten/kota di Sumatera Utara, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Simalungun, Toba, hingga Nias Utara.

Selain membidik target sapu bersih medali emas di seluruh nomor perlombaan, kehadiran kafilah Sumatera Utara membawa misi kultural yang mulia. Pdt. Berkat menegaskan keikutsertaan ini sekaligus menjadi bagian dari pelayanan iman melalui media musik gerejawi serta memperkokoh rajutan persaudaraan antarumat beragama di kancah nasional.

Sumber: