Perkuat Moral Aparatur, Pemkab Deli Serdang Luncurkan Gerakan Mengaji Khusus ASN

Perkuat Moral Aparatur, Pemkab Deli Serdang Luncurkan Gerakan Mengaji Khusus ASN

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan saat meresmikan peluncuran program gerakan Deli Serdang Mengaji bersama jajaran ASN di Masjid Agung Lubuk Pakam.--

sumut.disway.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Sumatera Utara, resmi memulai program gerakan Deli Serdang Mengaji. Agenda religius ini dipusatkan di Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam merealisasikan visi pembangunan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki integritas tinggi.

Otoritas daerah memandang aktivitas membaca Al-Qur'an bukan sebatas ritual ibadah berkala. Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menegaskan bahwa mengaji merupakan fondasi spiritual yang wajib diintegrasikan dalam aktivitas keseharian, terutama bagi para pemangku kebijakan dan pelaksana roda pemerintahan.

"Hari ini kita memulai Deli Serdang Mengaji. Ini merupakan salah satu wujud pencapaian visi Deli Serdang yang religius. Mengaji adalah kebutuhan religius kita,” ujar Asri Ludin di Lubuk Pakam, Senin (15/6/2026).

Melalui pembiasaan ini, nilai-nilai luhur kitab suci diharapkan mampu melekat erat dalam sanubari setiap pegawai saat menjalankan kewajiban dinas. Pemerintah daerah menginginkan agar prinsip ketuhanan selalu melandasi setiap kebijakan tata kelola birokrasi dan interaksi bersama warga. "Harapannya, apa yang kita lakukan dalam melayani dan bekerja selalu menghadirkan Allah di dalamnya. Karena itu, kita mulai terlebih dahulu dari aparatur sipil negara," imbuh Bupati.

Kalangan aparatur sipil negara (ASN) sengaja dipilih sebagai pionir gerakan ini karena posisi mereka yang berada di garda terdepan pelayanan publik. Selain sebagai pelayan masyarakat, pegawai pemerintah memegang peranan sebagai figur teladan, baik di lingkungan kerja kedinasan maupun dalam kehidupan bertetangga.

Melalui program terstruktur ini, Pemkab Deli Serdang berkomitmen melakukan revolusi mental dan pembinaan moral aparatur. Tujuannya agar ayat-ayat suci yang dibaca dapat terejawantah secara konkret dalam postur perilaku kerja yang jujur, ramah, dan profesional saat mengabdi kepada masyarakat.

Manajemen pelaksanaannya sendiri dirancang secara bertahap oleh panitia daerah. Untuk fase perdana, fokus pembiasaan membaca Al-Qur'an ini diwajibkan secara internal bagi seluruh jajaran pegawai negeri di lingkungan Pemkab Deli Serdang.

Setelah ekosistem di level birokrasi terbentuk dengan baik, jangkar program akan diperluas ke sektor pendidikan formal. Pemkab Deli Serdang segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat guna merumuskan skema penerapan program bagi para peserta didik di sekolah-sekolah, sekaligus merangkul berbagai organisasi keagamaan demi membumikan Al-Qur'an di seluruh penjuru wilayah.

“Kita ingin membangun moral aparatur sipil negara. Setelah dari ASN, maka program ini akan diturunkan kepada para pelajar di bawah naungan Dinas Pendidikan,” pungkas Asri Ludin.

 

Sumber: