Amankan Piala AFF U19 2026, PLN Sumut Siagakan 250 Petugas dan Alutsista Kelistrikan

Amankan Piala AFF U19 2026, PLN Sumut Siagakan 250 Petugas dan Alutsista Kelistrikan

Petugas PLN UID Sumatera Utara melakukan pemeriksaan berkala pada gardu bergerak dan genset di area luar stadion jelang pembukaan Piala AFF U19 2026.-Foto:ANT-

sumut.disway.id - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memperketat pengamanan pasokan daya listrik menjelang bergulirnya turnamen sepak bola internasional Piala AFF U-19 2026. Perusahaan pelat merah ini mengerahkan 250 petugas dinas untuk mengawal keandalan listrik di seluruh arena pertandingan dari tanggal 1 hingga 13 Juni 2026.

Manajemen PLN memandang pemeliharaan sistem kelistrikan tanpa kedip sebagai elemen vital dalam menjaga reputasi daerah. Kelancaran pasokan daya menjadi cerminan kesiapan infrastruktur tuan rumah dalam menyelenggarakan agenda olahraga lintas negara.

"Keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, saat memberikan keterangan resmi di Medan, Sabtu.

Fokus Pengamanan di Empat Stadion Utama

Ratusan personel operasional tersebut akan menyebar secara merata untuk memantau langsung stabilitas tegangan listrik di empat stadion yang menjadi lokasi laga. Titik fokus pengamanan meliputi Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Madya Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Mini Pancing.

Guna mengantisipasi potensi anomali cuaca atau beban puncak, PLN Sumut menerapkan sistem pengamanan berlapis. Skema ini mengombinasikan pasokan arus utama dan jalur cadangan (back-up) langsung dari jaringan transmisi interkoneksi PLN.

"Kesiapan tidak hanya diukur dari kemampuan memenuhi kebutuhan daya, tapi juga dari kecepatan sistem dalam merespons apabila terjadi gangguan," kata Mundhakir menegaskan kesiapan unit reaksi cepatnya.

Infrastruktur Cadangan dan Penguatan Fasilitas Publik

Selain menyiagakan sumber daya manusia, manajemen PLN juga memobilisasi armada peralatan teknis dalam skala besar ke sekitar area ring satu turnamen. Otoritas menyiagakan sedikitnya 12 unit genset berkapasitas besar, sembilan unit uninterruptible power supply (UPS), serta tujuh unit gardu bergerak (UGB) sebagai benteng pertahanan lini kedua jika suplai utama mengalami kendala teknis.

Untuk menunjang mobilitas tim evakuasi di lapangan, PLN turut mengerahkan tiga unit truk crane, 12 unit kendaraan roda empat operasional, serta 10 unit sepeda motor operasional. Keberadaan armada ini berfungsi untuk mempercepat waktu penanganan kendala jaringan di area yang sulit terjangkau.

Sistem penguatan pasokan daya ini ternyata tidak hanya menyasar sektor lapangan hijau saja. PLN Sumut juga memperluas radius proteksi kelistrikan ke sejumlah objek vital pendukung aktivitas para atlet dan ofisial. Petugas mengamankan suplai daya pada beberapa lapangan latihan terpisah, fasilitas medis di rumah sakit rujukan, pintu gerbang udara di Bandara Internasional Kualanamu, hingga titik-titik fasilitas publik di sekitarnya.

Melalui persiapan yang matang ini, PLN berkomitmen penuh mengawal perhelatan Piala AFF U-19 agar berjalan tanpa hambatan teknis sekecil apa pun. Keandalan energi ini diharapkan mampu memperkuat citra positif Provinsi Sumatera Utara sebagai penyelenggara ajang olahraga bertaraf internasional yang profesional.

Sumber:

Berita Terkait