Sumut Bebas Gelap! PLN Pastikan Aliran Listrik Sudah Pulih 100 Persen Sejak Subuh

Sumut Bebas Gelap! PLN Pastikan Aliran Listrik Sudah Pulih 100 Persen Sejak Subuh

--

jogja.fin.co.id - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Utara mengumumkan keberhasilan pemulihan total sistem kelistrikan yang sempat lumpuh di wilayahnya. Setelah berjuang melewati masa krusial akibat padam massal (blackout) regional, pasokan energi listrik bagi jutaan pelanggan di Sumut kini telah kembali normal sepenuhnya tanpa ada kendala interkoneksi lanjutan.

Petugas teknis di lapangan bekerja ekstra cepat sejak menerima laporan kerusakan guna memulihkan stabilitas tegangan jaringan. Langkah penormalan gardu induk dan jaringan distribusi sekunder ini berjalan secara bertahap demi menghindari adanya lonjakan beban daya yang berisiko memicu kerusakan sekunder pada perangkat proteksi.

Bidang Komunikasi PLN UID Sumut, Diki Nasution, menegaskan bahwa seluruh wilayah pelayanan di Sumatra Utara kini sudah terbebas dari pemadaman darurat. Aliran setrum bagi sektor industri, fasilitas publik, hingga kawasan pemukiman warga dipastikan sudah andal kembali sejak waktu subuh.

"Iya, sudah pulih 100 persen di wilayah Sumut. Sumatra Utara itu sudah normal kembali pada jam 05.07 WIB tadi," ujar Diki Nasution saat memberikan konfirmasi resmi mengenai progres penanganan dampak gangguan, Minggu (24/5/2026).

Cuaca Buruk di Jambi Jadi Penyebab Ambyarnya Interkoneksi Sumatra

Sistem kelistrikan interkoneksi Pulau Sumatra sebelumnya sempat mengalami guncangan hebat yang mengakibatkan mati lampu massal di berbagai provinsi sejak akhir pekan. Berdasarkan hasil audit forensik jaringan oleh tim ahli kepolisian dan internal PLN, akar masalah keruntuhan pasokan ini berasal dari gangguan infrastruktur utama di wilayah Sumatra Bagian Selatan.

Kerusakan fungsional tersebut terdeteksi berada pada jalur transmisi krusial berkapasitas 275 kV yang menghubungkan wilayah Muara Bungo menuju Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Sambaran petir dan hantaman cuaca ekstrem yang melanda kawasan perbukitan tersebut memicu kegagalan fungsi proteksi otomatis, sehingga efek rambatan padam meluas hingga masuk ke subsistem kelistrikan di Sumatra Utara.

Manajemen pengelola listrik daerah mengakui bahwa pemadaman masif ini menimbulkan dampak kerugian yang tidak sedikit bagi mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, jajaran direksi langsung menyampaikan permohonan maaf terbuka atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan setia selama proses karantina gangguan berlangsung.

"PT PLN memohon maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatra pada Jumat lalu. Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui terdapat gangguan pada transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi yang disebabkan oleh cuaca buruk," papar Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatra Utara, Darma Saputra.

PLN Siagakan Personel Antisipasi Potensi Gangguan Susulan

Meski sistem interkoneksi transmisi 275 kV tersebut sudah kembali terhubung dengan aman, manajemen PLN UID Sumut tetap menyiagakan ratusan personel tim reaksi cepat di berbagai posko pemantauan. Langkah antisipasi ini diambil mengingat kondisi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang masih berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatra dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat juga diimbau untuk segera memanfaatkan kanal pelaporan resmi melalui aplikasi mobile apabila masih menemukan adanya kedipan lampu atau gangguan distribusi lokal di sekitar tempat tinggal mereka. Kerja sama aktif dari warga dalam melaporkan ranting pohon yang mendekati kabel udara akan sangat membantu petugas dalam menjaga konsistensi pasokan setrum yang andal pasca-pemulihan makro ini.

 

Sumber:

Berita Terkait