Cuci Gudang Jelang Musim Baru, PSMS Medan Resmi Depak 3 Pemain Asing dan Ikat Pelatih Anyar

Cuci Gudang Jelang Musim Baru, PSMS Medan Resmi Depak 3 Pemain Asing dan Ikat Pelatih Anyar

Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan.-IG-

SUMUT.DISWAY.ID – Manajemen PSMS Medan bergerak cepat melakukan perombakan total pada komposisi skuad utama mereka menjelang bergulirnya kompetisi kasta kedua sepak bola nasional musim depan. Langkah berani ini ditandai dengan keputusan manajemen yang resmi menyudahi masa bakti seluruh legiun asing yang memperkuat tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut pada musim lalu.

Teka-teki mengenai masa depan tiga pilar ekspatriat tersebut terjawab langsung oleh otoritas tertinggi klub. Manajemen memastikan tidak akan menyodorkan perpanjangan kontrak baru kepada Kim Jeung-Ho (Korea Selatan), Felipe Cadenazzi (Argentina), dan striker asal Brasil, Clayton da Silva.

Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, menegaskan bahwa pemutusan kerja sama ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh setelah tim menyelesaikan perjuangan di babak Championship musim 2026-2027.

“Gak, gak lanjut (kontraknya). Ya, ini kita sedang kerja, mulai mempersiapkan juga (komposisi tim baru),” ungkap Fendi Jonathan saat memberikan konfirmasi di Medan, Selasa (19/5/2026) sore.

Sebagai catatan, bek tangguh Kim Jeung-Ho dan penyerang Felipe Cadenazzi sebenarnya menjadi pilihan utama di sepanjang musim lalu sejak didatangkan pada awal kompetisi. Sementara itu, Clayton da Silva baru bergabung pada jendela transfer paruh musim guna menambal posisi yang ditinggalkan Vitor Barata akibat cedera berkepanjangan.

Kantongi Nama Pelatih Baru Lewat Offering Letter

Di samping membersihkan slot pemain asing, manajemen Ayam Kinantan juga membawa kabar baik mengenai pengisian kursi nakhoda tim. Fendi Jonathan membeberkan bahwa pihaknya telah mencapai kata sepakat secara lisan dengan sosok pelatih baru yang akan meramu strategi PSMS Medan di musim mendatang.

Meski demikian, Fendi masih menutup rapat identitas juru taktik anyar tersebut. Hal ini karena sang pelatih baru menyelesaikan tahapan penandatanganan surat penawaran kerja (offering letter) dan belum membubuhkan tanda tangan di atas kontrak resmi berdurasi semusim penuh.

“Sudah (fix), sudah-sudah. Belum (dibocorkan) lah, nanti tim media kami gak kerja dia. Karena dia kan baru tanda tangan offering letter, kontraknya belum ditandatangani karena masih di tempatnya masing-masing, belum ketemu di Medan,” tambah Fendi sembari berseloroh.

Berburu Pemain Baru Secara Paralel

Manajemen menjanjikan bahwa pengenalan juru taktik baru tersebut kepada publik dan kelompok suporter akan berlangsung megah begitu sang pelatih mendarat di Kota Medan untuk meresmikan ikatan kontraknya.

Sembari menunggu kedatangan sang arsitek tim, manajemen tidak ingin membuang waktu dalam bursa transfer. Fendi menjelaskan bahwa jajaran direksi bersama tim pemandu bakat kini sedang bekerja secara paralel di belakang layar untuk menjajaki komunikasi dengan sejumlah pemain lokal maupun asing berkualitas tinggi.

Langkah senyap ini diambil agar proses pembentukan kerangka tim baru dapat berjalan selaras dengan visi taktis yang diinginkan oleh pelatih anyar mereka kelak, demi ambisi besar membawa PSMS Medan kembali naik kasta ke kompetisi sepak bola tertinggi tanah air.

Sumber: