Bangkit dari Stagnasi: Momentum Emas Piala AFF U-19 2026 di Sumatera Utara
--
SUMUT.DISWAY.ID – Penunjukan Sumatera Utara sebagai arena pertempuran talenta muda terbaik Asia Tenggara dalam ajang ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 menjadi angin segar sekaligus panggung pembuktian. Turnamen bergengsi yang dijadwalkan bergulir mulai 1 Juni 2026 ini diharapkan mampu mendobrak mati surinya gairah pembinaan sepak bola di wilayah Bumi Melayu Deli.
Kondisi tata kelola olahraga si kulit bundar di Sumatra Utara belakangan ini mendapat rapor merah dari para pelaku sejarah. Momentum kompetisi internasional dinilai harus menjadi titik balik reformasi pembinaan atlet usia dini di tingkat regional.
Sentilan Keras Legenda PSMS Medan Soal Prestasi Lokal
Mantan penggawa Timnas Indonesia sekaligus Ketua Mantan PSMS periode 2026-2030, Abdul Rahman Gurning, menggarisbawahi bahwa atmosfer kompetisi bertaraf internasional merupakan instrumen penting untuk memicu kembali minat anak muda setempat. Sosok pemegang lisensi kepelatihan A ini secara blak-blakan menyebut grafik perkembangan prestasi sepak bola di Sumatera Utara saat ini sedang berjalan di tempat.
Kehadiran tim-tim kuat luar negeri diharapkan mampu membuka mata para pemangku kebijakan (stakeholders) lokal mengenai standar modern industri sepak bola saat ini.
"Ini akan memicu minat anak-anak usia dini untuk mengembangkan bakatnya sebagai pesepakbola dan bisa berprestasi kedepannya. Ajang bergengsi ini bisa menjadi pemicu bagi para atlet dan pemangku kebijakan untuk bisa bersama-sama membangun sepakbola di Sumatera Utara menjadi yang diperhitungkan kembali di tingkat nasional," tegas Abdul Rahman Gurning saat berkumpul bersama para mantan pemain di Medan, Kamis (14/5/2026).
Senada dengan hal itu, legenda hidup PSMS Medan, Iwan Karo-Karo, menilai publik sepak bola lokal wajib mempelajari sistem pembinaan dari kontestan maju seperti Australia. Disiplin taktis, kekuatan fisik, dan manajemen kompetisi dari negara tetangga harus diserap sebagai cetak biru tata kelola akademi di daerah.
Infrastruktur Tiga Stadion Utama Dinyatakan Layak
Meskipun prestasi lokal dinilai jalan di tempat, aspek fasilitas dan manajerial Sumatera Utara diklaim berada dalam status siap tempur. Otoritas setempat telah menyiapkan tiga stadion representatif untuk dijadikan arena pertandingan resmi. Rekam jejak kesuksesan wilayah ini dalam mengarsiteki agenda berskala besar dinilai menjadi alasan utama PSSI memberikan mandat sebagai tuan rumah.
Mantan Ketua Asprov PSSI Sumut, Idrus Djunaidi, mengingatkan publik bahwa kapasitas Kota Medan dan sekitarnya telah teruji secara klinis saat sukses menyelenggarakan turnamen Piala Kemerdekaan pada tahun 2025 lalu.
"Dengan melihat langsung anak bangsa bertarung memperjuangkan nama negara, ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak usia dini untuk juga bisa membuktikan kualitas dirinya melalui olahraga. Secara infrastruktur sudah sangat siap dengan menyiapkan tiga stadion yang bakal dijadikan venue pertandingan nantinya," ungkap Anggota DPRD Kota Medan, Iswanda Nanda Ramli.
Melalui sinergi infrastruktur yang matang serta dorongan moral dari para legenda sepak bola nasional, perhelatan Piala AFF U-19 ini diharapkan tidak sekadar menjadi tontonan hiburan sesaat, melainkan menjadi fondasi awal kebangkitan talenta lokal menuju pentas internasional.
Sumber: