Jangan Masukkan Kulkas! Ini Risiko Fatal Simpan Semangka di Suhu Dingin bagi Kesehatan
Buah semangka utuh yang diletakkan di suhu ruangan untuk menjaga kandungan likopen dan antioksidan tetap optimal sebelum dikonsumsi.-Foto:Unsplash-
SUMUT.DISWAY.ID – Menyantap semangka dingin di tengah cuaca panas memang terasa sangat nikmat. Namun, kebiasaan menyimpan buah kaya air ini di dalam lemari es ternyata menyimpan risiko yang jarang disadari. Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa suhu dingin kulkas justru dapat merusak profil nutrisi dan memicu pertumbuhan bakteri berbahaya pada semangka.
Berdasarkan studi yang terbit dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, semangka yang tersimpan pada suhu ruangan memiliki kualitas gizi yang jauh lebih baik. Proses pematangan alami semangka terus berlanjut meski buah telah dipetik, selama ia berada di suhu normal. Suhu dingin kulkas justru menghentikan proses pembentukan nutrisi penting seperti likopen dan antioksidan.
Penurunan Kadar Nutrisi Secara Drastis
Suhu dingin secara mekanis menghambat produksi senyawa bermanfaat dalam semangka. Pada suhu ruangan, semangka secara aktif memproduksi nutrisi yang berfungsi mengatur tekanan darah dan membantu detoksifikasi tubuh. Ketika seseorang memasukkannya ke dalam kulkas, suhu rendah tersebut memutus rantai produksi nutrisi ini.
Selain kehilangan manfaat anti-inflamasi, semangka yang didinginkan cenderung kehilangan rasa manis alaminya. Tekstur daging buah juga berisiko berubah menjadi lebih lembek karena kerusakan dinding sel akibat suhu ekstrim lemari es yang tidak sesuai dengan karakteristik buah tropis.
Ancaman Bakteri dan Kontaminasi Silang
Risiko yang paling mengkhawatirkan adalah pertumbuhan mikroba. Kulkas seringkali menjadi tempat penyimpanan berbagai bahan makanan mentah seperti daging atau sayuran yang belum tercuci. Meletakkan semangka, terutama yang sudah terpotong, di dalam kulkas meningkatkan risiko kontaminasi silang secara signifikan.
Bakteri jahat dapat berpindah dan berkembang biak dengan cepat pada pori-pori buah semangka. Jika buah ini tersimpan dalam wadah terbuka selama lebih dari tujuh hari, proses pembusukan akan mulai terjadi dari dalam. Konsumsi semangka yang terkontaminasi bakteri kulkas dapat memicu gejala keracunan makanan, seperti mual dan gangguan pencernaan akut.
Panduan Aman Menyimpan Semangka
Apabila Anda tetap ingin menikmati semangka dalam kondisi dingin, para ahli menyarankan beberapa langkah pengamanan ketat. Pertama, hindari menyimpan semangka dalam kondisi sudah terpotong tanpa pelindung. Gunakan wadah kedap udara yang bersih dan khusus untuk makanan (food grade), bukan sekadar plastik tipis biasa.
"Pastikan semangka tidak bersentuhan langsung atau berdekatan dengan produk hewani mentah di dalam kulkas," tulis para peneliti dalam panduan keamanan pangan.
Langkah terbaik adalah menyimpan semangka utuh di suhu ruangan dan hanya memasukkannya ke dalam kulkas sesaat sebelum dikonsumsi agar suhu dinginnya terasa tanpa merusak kandungan nutrisi dalam jangka panjang. Selain itu, kebersihan rak kulkas harus tetap terjaga secara rutin guna meminimalisir sarang kuman yang dapat berpindah ke buah-buahan segar.
Sumber: