Identifikasi Korban Bus ALS Sulit, Gubernur Bobby Nasution Tegur Keras Pihak Manajemen

Identifikasi Korban Bus ALS Sulit, Gubernur Bobby Nasution Tegur Keras Pihak Manajemen

--

SUMUT.DISWAY.ID – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melayangkan teguran keras kepada manajemen PT Antar Lintas Sumatera (ALS) menyusul insiden kecelakaan maut yang menimpa salah satu unit bus mereka di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Bobby menyesalkan ketidaklengkapan data manifes penumpang yang mengakibatkan proses identifikasi korban menjadi sangat lambat.

Kecelakaan yang melibatkan bus ALS dan truk tangki BBM tersebut menyebabkan kebakaran hebat yang menghanguskan sebagian besar tubuh korban. Mirisnya, data resmi pihak ALS hanya mencatat lima orang penumpang, padahal total korban jiwa dalam tragedi tersebut mencapai 14 orang.

"Yang terdaftar ada lima, tapi yang meninggal 14 orang. Itu kesulitannya, kesulitan yang kalian buat sendiri," tegas Bobby saat mendatangi kantor pusat PT ALS di Medan (7/5).

Jasa Raharja Pastikan Santunan Korban

Ketiadaan data valid ini disinyalir terjadi karena banyak penumpang yang naik di luar loket resmi tanpa melalui pendataan yang benar. Bobby menekankan bahwa manifes bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan jaminan perlindungan bagi setiap warga yang menggunakan jasa transportasi umum.

Sementara itu, Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Sumut, Nasjwin Andi Nurdin, memastikan bahwa seluruh korban kecelakaan akan mendapatkan jaminan santunan. Namun, proses pencairan dana tersebut masih menunggu penyelesaian identifikasi medis karena kondisi korban yang terbakar membutuhkan waktu lebih lama.

Selain persoalan manifes, temuan awal dari Kementerian Perhubungan juga mengindikasikan bahwa armada bus yang terlibat kecelakaan tersebut diduga tidak memiliki izin operasional yang aktif sejak tahun 2020. Penyelidikan mendalam kini tengah dilakukan untuk menentukan sanksi lebih lanjut bagi perusahaan otobus tersebut.

 

Sumber:

Berita Terkait