PSMS Medan Resmi Bubarkan Skuad Championship 2025/2026, Manajemen Mulai Bongkar Pasang Tim?

PSMS Medan Resmi Bubarkan Skuad Championship 2025/2026, Manajemen Mulai Bongkar Pasang Tim?

Presiden Klub PSMS Medan Fendi Jonathan saat memberikan arahan pada acara pembubaran tim di Wisma Atlet Dispora Sumut.-Foto:IG-

SUMUT.DISWAY.ID– Perjalanan PSMS Medan dalam kompetisi kasta kedua musim 2025/2026 resmi berakhir. Manajemen tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut resmi membubarkan skuad Championship dalam sebuah agenda sederhana di Wisma Atlet Dispora Sumatera Utara, Senin (4/6/2026).

Pembubaran tim ini sekaligus menjadi momen refleksi bagi jajaran manajemen, staf pelatih, hingga para pemain setelah berjuang selama satu musim penuh. Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, menekankan bahwa langkah ini merupakan prosedur tetap sebelum memulai persiapan yang lebih matang untuk musim mendatang.

Evaluasi Menyeluruh Demi Tiket Liga 1

Fendi Jonathan meminta seluruh elemen tim untuk melakukan introspeksi mendalam terkait kegagalan memenuhi target utama musim ini. Ia menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya menyasar performa pemain di lapangan, tetapi juga mencakup kinerja kepelatihan dan manajemen secara keseluruhan.

"Tadi saya sudah bilang ke tim, sebelum kita tunjuk orang lain, kita tunjuk diri kita sendiri dulu. Kita refleksikan diri kita, kekurangan kita apa, salah kita di mana," tegas Fendi Jonathan saat memberikan arahan di hadapan para pemain.

Meskipun mengapresiasi perjuangan keras seluruh skuad yang telah "berdarah-darah" sepanjang musim, manajemen tidak menutup mata terhadap hasil akhir yang belum sesuai harapan. Target promosi ke Liga 1 tetap menjadi harga mati bagi klub kebanggaan warga Medan ini pada musim depan.

Pemain Pulang Kampung Menunggu Kepastian

Selepas acara makan bersama, para pemain mendapatkan lampu hijau untuk kembali ke kampung halaman masing-masing guna beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Sebagian pemain mulai meninggalkan mes pada hari yang sama, sementara sebagian lainnya dijadwalkan berangkat keesokan harinya.

Manajemen akan segera menginformasikan agenda kumpul kembali setelah hasil evaluasi final menentukan siapa saja penggawa yang tetap bertahan atau tereliminasi dari skuad Ayam Kinantan. Keputusan ini menjadi krusial mengingat persaingan memperebutkan tiket promosi musim depan diprediksi akan semakin sengit.

 

Sumber:

Berita Terkait