Edukasi Keuangan Ditingkatkan, Sumut Targetkan Tekan Pinjol dan Judi Online

Edukasi Keuangan Ditingkatkan, Sumut Targetkan Tekan Pinjol dan Judi Online

Diskominfo Sumut bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan-(Dokumen Istimewa)-

DISWAY.SUMUT.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan di masyarakat. 

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk mengurangi risiko jeratan pinjaman online ilegal serta praktik judi online yang semakin marak.

“Kita memiliki sarana untuk mendiseminasikan informasi. Nanti kita lakukan kolaborasi bersama LPS terkait literasi keuangan kepada masyarakat. Sarana yang ada bisa digunakan untuk menyebarluaskan program, pengumuman, dan imbauan,” ujar Kepala Diskominfo Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, didampingi Kabid IKP Diskominfo Sumut, Porman Mahulae.

Kolaborasi ini menekankan pentingnya pemahaman masyarakat, terhadap pengelolaan keuangan yang sehat. 

Dengan literasi keuangan yang baik, masyarakat diharapkan mampu lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial serta tidak mudah tergoda oleh tawaran yang tidak resmi atau berisiko.

Dalam berbagai kesempatan, pemerintah daerah menyoroti bahwa perkembangan teknologi digital memang membawa kemudahan dalam akses layanan keuangan. 

Namun, di sisi lain, hal ini juga membuka celah bagi munculnya platform pinjaman ilegal dan aktivitas judi online yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

Melalui program edukasi dan sosialisasi, Diskominfo Sumut bersama LPS berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pinjol ilegal yang sering menawarkan proses cepat tanpa prosedur jelas. 

Hal yang sama juga berlaku untuk judi online yang kerap menjerat korban, dengan iming-iming keuntungan instan.

Upaya ini sejalan dengan misi pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan yang sehat, sekaligus memastikan masyarakat tidak hanya memiliki akses ke layanan keuangan.

“Kita juga memiliki program temu pers bersama rekan-rekan media, yang nantinya pihak LPS dapat memanfaatkannya untuk menyebarluaskan informasi. Ada sebanyak 115 media yang telah bekerja sama, baik media cetak, online, maupun elektronik. Rekan-rekan media ini akan membantu penyebarluasan literasi keuangan kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain edukasi, sinergi antar lembaga ini juga diharapkan dapat memperkuat perlindungan masyarakat dari berbagai praktik keuangan ilegal yang merugikan.

Dengan adanya kolaborasi ini, pemerintah berharap tingkat literasi keuangan di Sumatera Utara terus meningkat, sehingga masyarakat lebih terlindungi dari risiko finansial di era digital.

Sumber:

Berita Terkait