Pemulihan Banjir Tapteng Dipercepat, Fokus pada Huntap dan Perbaikan Akses
Pemulihan Banjir Tapteng Dipercepat-(Dokumen Istimewa)-
DISWAY.SUMUT.ID - Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Bobby Nasution.
Fokus utama diarahkan pada pembenahan infrastruktur, pembangunan hunian tetap, serta pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat terdampak.
Langkah ini dibahas dalam pertemuan antara gubernur dengan jajaran pemerintah daerah Tapanuli Tengah dan pihak terkait pengelolaan sumber daya air.
Dalam pertemuan tersebut, ditegaskan bahwa pemerintah telah melakukan pendataan kerusakan sekaligus menyiapkan anggaran untuk mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak.
"Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sudah melakukan pendataan serta mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur di Tapteng dengan fokus utama pada pemulihan konektivitas dan sistem pengairan pascabencana banjir serta longsor yang melanda wilayah tersebut,” ungkap Bobby Nasution.
Prioritas diberikan pada perbaikan akses jalan, jembatan, serta sistem pengairan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Selain itu, normalisasi sungai dan penyaluran bantuan kepada warga juga menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.
Pemerintah menilai bahwa percepatan ini tidak bisa dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor, termasuk dengan instansi pertanahan, aparat keamanan, dan lembaga teknis lainnya.
Di sisi lain, pemerintah kabupaten setempat tengah memprioritaskan pendataan korban agar penyaluran bantuan seperti Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH) tepat sasaran.
Pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara juga dipercepat untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.
Tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, pemerintah daerah juga berupaya membangkitkan kembali sektor ekonomi masyarakat.
Beberapa langkah yang didorong antara lain pengembangan sektor pertanian, termasuk pembukaan lahan sawah baru, serta penguatan kembali pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak bencana.
“Setelah pertemuan ini saya akan berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda untuk mengawal pemulihan pasca banjir dan tanah longsor,” ucapnya.
Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan berbagai pihak terkait, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Tapanuli Tengah dapat berjalan lebih cepat.
Sumber: