Pembinaan Atlet Diperkuat, Sumut Siap Pertahankan Tren Positif di PON

Pembinaan Atlet Diperkuat, Sumut Siap Pertahankan Tren Positif di PON

Pembinaan Atlet Sumut Diperkuat -(Dokumen Istimewa)-

DISWAY.SUMUT.ID - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menegaskan, keberhasilan olahraga daerah tidak hanya bergantung pada kemampuan atlet, tetapi juga pada sistem pembinaan yang kuat.

Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi pengurus KONI Sumatera Utara di Kantor Gubernur, Medan.

Menurutnya, perkembangan prestasi atlet Sumut dalam beberapa ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) menunjukkan tren yang cukup menggembirakan. 

Dari posisi kedelapan pada 2012, kemudian peringkat sembilan di 2016, turun ke posisi dua belas pada 2021, hingga berhasil menembus empat besar nasional PON 2024.

Bobby menilai capaian tersebut harus dijaga dengan konsistensi, ia menekankan bahwa mempertahankan posisi di papan atas tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan pembinaan atlet.

"Untuk mendapatkan tren positif, setidaknya kita harus mempertahankan peringkat nasional sampai tiga atau empat kali. Tetapi untuk menjaga itu, perlu pembinaan atlet melalui cabang olahraga (cabor) yang intensif,” ungkap Bobby Nasution.

Selain aspek teknis, ia juga menyoroti pentingnya menjaga loyalitas atlet. Fenomena perpindahan atlet berprestasi ke daerah lain, menjadi perhatian serius.

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah daerah dinilai perlu menciptakan lingkungan yang membuat atlet merasa dihargai dan nyaman untuk tetap membela Sumatera Utara. 

“Bagaimana atlet kita tidak tertarik untuk pindah ke daerah lain, itu harus dijaga. Bila perlu ada semacam penyemangat agar mereka merasa senang di Sumut," jelasnya.

"Misalnya seperti menjadikan atlet kita brand ambassador sebuah produk nasional, atau memberikan keistimewaan seperti diskon khusus dan sebagainya,” sambungnya.

Beberapa langkah yang diusulkan antara lain memberikan bentuk apresiasi nonfinansial, seperti menjadikan atlet sebagai duta produk atau memberikan berbagai keuntungan khusus. 

Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan rasa bangga, sekaligus keterikatan atlet terhadap daerah. 

Tidak hanya fokus pada prestasi, Bobby juga melihat olahraga sebagai sektor yang memiliki nilai ekonomi.

Ia menilai bahwa jika dikelola secara serius, industri olahraga dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Sumber: