Cegah Eksodus Atlet: Bobby Nasution Siapkan Strategi Baru Jaga Prestasi Sumut

Cegah Eksodus Atlet: Bobby Nasution Siapkan Strategi Baru Jaga Prestasi Sumut

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat berdiskusi dengan jajaran pengurus KONI Sumut mengenai persiapan Program Pembinaan Intensif (PPI) 2026.-ANT-

SUMUT.DISWAY.ID – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menaruh perhatian serius terhadap konsistensi prestasi olahraga daerah pasca-keberhasilan menembus posisi empat besar pada PON 2024 lalu. Dalam pertemuan dengan pengurus KONI Sumut di Medan, Selasa (7/4/2026), Bobby menekankan bahwa menjaga integritas dan loyalitas atlet jauh lebih krusial daripada sekadar mengejar medali.

Bobby menyoroti tantangan klasik di mana banyak atlet unggulan Sumatera Utara sering kali tergiur berpindah domisili ke provinsi lain demi tawaran yang lebih menarik. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir menciptakan ekosistem yang suportif agar para pahlawan olahraga ini tetap bangga membela tanah kelahirannya.

"Pemerintah daerah perlu menghadirkan insentif dan lingkungan yang mendukung agar atlet tetap berkarier di Sumatera Utara," tegas Bobby Nasution di hadapan pengurus KONI Sumut.

Inovasi Insentif dan Komersialisasi Atlet

Guna meningkatkan loyalitas, Bobby mengusulkan pemberian penghargaan yang tidak melulu bersifat finansial. Salah satu terobosan yang ia sampaikan adalah membuka peluang bagi para atlet untuk menjadi duta produk nasional. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus nilai jual atlet secara profesional.

Selain itu, Bobby memandang olahraga bukan lagi sekadar ajang adu tangkas, melainkan sektor industri yang menjanjikan. Jika pengelolaannya dilakukan secara profesional, industri olahraga dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi Sumatera Utara.

"Industri olahraga dapat dikembangkan untuk memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi jika dikelola secara profesional," imbuh Gubernur.

Persiapan Matang Menuju PON 2028

Menanggapi arahan Gubernur, Ketua Umum KONI Sumut, Hatunggal Siregar, memaparkan rencana peluncuran Program Pembinaan Intensif (PPI) 2026. Program ini menjadi fondasi awal Sumatera Utara dalam menyongsong perhelatan PON 2028 mendatang.

Sebanyak 315 atlet dari beragam cabang olahraga akan masuk dalam skema pembinaan ini dengan dukungan penuh dari puluhan pelatih serta tim pendamping ahli. Program ini dirancang melalui beberapa fase krusial:

Latihan fisik dan teknik intensif di sepanjang tahun 2026.

Penyelenggaraan uji tanding (try out) untuk mengukur kesiapan mental.

Pemusatan latihan yang terfokus pada cabang olahraga unggulan daerah.

Hatunggal optimistis bahwa melalui PPI 2026, Sumatera Utara mampu mempertahankan tren positif prestasinya. Catatan sejarah menunjukkan grafik performa Sumut yang terus menanjak, dari peringkat 12 pada PON 2021 hingga mencapai posisi empat besar nasional pada edisi terakhir. Sinergi antara kebijakan pemerintah provinsi dan teknis pembinaan KONI menjadi kunci utama agar Sumatera Utara tetap menjadi kekuatan yang disegani di kancah olahraga nasional.

 

Sumber: