Nyaris Menang! PSMS Medan U-19 Ditahan PSIS di Laga Pembuka EPA Championship 2026
Selebrasi pemain muda PSMS Medan U-19 setelah mencetak gol pembuka ke gawang PSIS Semarang dalam laga Elite Pro Academy (EPA) 2026.-PSMS Medan-
SUMUT.DISWAY.ID - Langkah awal PSMS Medan U-19 dalam gelaran Elite Pro Academy (EPA) Championship 2026 harus berakhir dengan hasil imbang. Bertanding di Lapangan Garudayaksa Football Academy pada Kamis, 2 April 2026 sore, skuad berjuluk Ayam Kinantan Muda ini terpaksa berbagi angka 1-1 saat menghadapi tantangan PSIS Semarang U-19.
Meski sempat memimpin lebih dulu, PSMS gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Hasil ini menempatkan kedua tim dalam posisi yang sama-sama kompetitif di persaingan fase grup musim ini.
Alif Cetak Gol Cepat, Wasit Jadi Sorotan
PSMS Medan memulai pertandingan dengan agresivitas tinggi. Hasilnya, Alif sukses menggetarkan jala gawang PSIS Semarang saat laga baru berjalan 14 menit. Keunggulan satu bola ini sempat membangkitkan harapan tim pelatih untuk membawa pulang poin penuh di laga debut.
Namun, drama terjadi saat PSIS Semarang mampu menyamakan kedudukan. Pihak manajemen dan kepelatihan PSMS Medan menyayangkan gol balasan tersebut karena menganggap wasit kurang jeli dalam melihat insiden di lapangan.
"Kita unggul duluan, tapi sayang harusnya kita menang. Banyak peluang yang belum bisa jadi gol. Kami juga menyayangkan keputusan wasit yang mengesahkan gol PSIS; menurut kami ada pelanggaran jelas sebelum gol itu terjadi, namun wasit justru melanjutkan pertandingan," ujar Pelatih PSMS Medan U-19 dalam keterangannya kepada awak media.
Tantangan Fisik dan Kondisi Pemain
Selain faktor kepemimpinan wasit, tim pelatih menyoroti pentingnya menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal turnamen yang padat. Tantangan besar bagi PSMS saat ini adalah koordinasi tempat tinggal pemain yang belum sepenuhnya terpusat. Sebagian pemain yang berasal dari Medan tidak menginap di mes, sementara pemain hasil seleksi Jakarta juga tinggal secara terpisah.
Oleh karena itu, manajemen menekankan agar setiap penggawa tetap disiplin menjaga kondisi fisik mandiri agar tetap prima pada laga-laga berikutnya. Konsistensi fisik menjadi kunci utama mengingat persaingan di fase grup EPA 2026 akan sangat menguras tenaga.
Peta Persaingan Fase Grup
Turnamen EPA Championship U-19 tahun 2026 sendiri diikuti oleh total 20 tim yang terbagi ke dalam empat grup. Dalam persaingan di fase grup ini, PSMS Medan akan bersaing ketat dengan beberapa tim kuat lainnya, antara lain:
Persekat Tegal: Tim yang dikenal memiliki determinasi tinggi.
Kendal Tornado FC: Pendatang baru yang siap memberikan kejutan.
Persipura Jayapura: Tim legendaris dengan bakat-bakat alam yang mumpuni.
Setelah hasil imbang melawan PSIS Semarang, PSMS Medan kini fokus mengincar poin penuh saat bersua Persekat Tegal pada laga selanjutnya. Kemenangan di pertandingan kedua menjadi harga mati jika Ayam Kinantan ingin memperlebar peluang lolos ke babak sistem gugur.
Sumber: