Bulog Sumut Siap Salurkan Bantuan Beras dan Minyak untuk Masyarakat di Bulan Ramadhan
Bulog Sumut Siap Salurkan Bantuan Beras dan Minyak-(Dokumen Istimewa)-
DISWAY.SUMUT.ID – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut), segera menyalurkan bantuan berupa beras dan minyak goreng untuk masyarakat menjelang bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026.
Penyaluran ini dirancang agar semua kebutuhan pokok masyarakat bisa terbantu sekaligus menjaga kestabilan harga di tingkat lokal dan regional.
Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto menjelaskan, program distribusi akan dilaksanakan dalam satu tahap sekaligus pada Februari hingga Maret 2026.
"Penyaluran bantuan pangan direncanakan pada Februari hingga Maret yang akan dilaksanakan dalam satu kali penyaluran," ungkap Budi Cahyanto.
Setiap penerima bantuan akan mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng, untuk periode dua bulan tersebut.
"Penyaluran itu dilakukan secara sekaligus guna membantu masyarakat dalam memenuhi sebagian kebutuhan pangan," jelasnya.
Menurutnya, jumlah warga yang akan menerima bantuan pangan meningkat jauh dibanding periode sebelumnya.
Total penerima manfaat sebanyak 1.756.846 warga, naik dari sekitar 844.696 pada alokasi bulan Oktober–November 2025.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bulog Sumut mempersiapkan 35.136 ton beras serta 7.027.384 liter minyak goreng.
Logistik ini diharapkan, mampu mendukung masyarakat memasuki periode puasa dengan lebih aman dan terjangkau.
Pihak Bulog juga memastikan stok pangan masih dalam kondisi aman, serta jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama distribusi berlangsung.
Selain itu, sistem distribusi yang telah dipersiapkan dipastikan siap untuk langsung dijalankan saat tugas penyaluran resmi ditetapkan.
"Jumlah warga penerima bantuan pangan tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan dari alokasi periode sebelumnya di Oktober dan November 2025 sebanyak 844.696," ucapnya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya koordinasi antara Bulog, pemerintah daerah, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah untuk menjaga pasokan bahan pokok tetap stabil saat momentum Ramadhan.
Sumber: