Cegah Inflasi Cabai Berulang, Bobby Nasution Minta KTNA Prioritaskan Pasokan Pangan untuk Warga Sumut
Gubernur Sumut Bobby Nasution meminta KTNA prioritaskan pasokan pangan lokal demi cegah inflasi. Petani diimbau tak buru-buru jual hasil bumi ke luar daerah. -ANT-
SUMUT.DISWAY.ID - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, memberikan instruksi tegas kepada organisasi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Bobby meminta para petani menjadikan pemenuhan kebutuhan pasar di dalam provinsi sebagai prioritas utama sebelum melempar hasil produksi ke wilayah lain.
Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas stok dan harga di pasaran. Bobby berkaca pada pengalaman sebelumnya saat komoditas seperti cabai merah sempat memicu inflasi tinggi akibat pasokan yang tidak terkendali di pasar lokal.
"Ya, kita harus menjadikan hasil produksi pangan prioritasnya di dalam provinsi," ujar Bobby Nasution usai menerima kunjungan pengurus KTNA Sumut di Kantor Gubernur, Medan.
Jangan Tergiur Harga Tinggi di Luar Daerah
Bobby mengingatkan agar para petani di wilayah Sumatera Utara tidak hanya mengejar selisih harga yang lebih tinggi di provinsi tetangga. Ia menekankan pentingnya moralitas ekonomi agar masyarakat lokal tidak kesulitan mendapatkan barang pokok yang sebenarnya diproduksi di tanah sendiri.
"Bukan berarti kita tidak membantu daerah lain, tapi jangan sampai masyarakat kita di sini kesulitan mendapat barangnya, sementara produksinya di sini," tegas menantu Presiden Jokowi tersebut.
Di sisi lain, Bobby memberikan apresiasi tinggi kepada kelompok tani dan KTNA Sumut yang terus berkontribusi dalam pengembangan sektor hortikultura. Ia juga memuji upaya organisasi tersebut dalam mendidik generasi milenial agar mau terjun ke sektor pertanian dan perikanan yang selama ini identik dengan pekerjaan orang tua.
Dukungan Menuju Penas XVII Gorontalo
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana keberangkatan kontingen KTNA Sumut menuju Pertemuan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-XVII di Gorontalo pada Juni 2026 mendatang. Bobby berharap kehadiran mereka dapat membawa inovasi baru yang bisa diterapkan pada lahan-lahan potensial di Sumut yang selama ini belum tergarap maksimal.
Sementara itu, Ketua KTNA Sumut, Purnama Dewi Daulay, menyambut positif kepedulian gubernur. Saat ini, KTNA Sumut tengah gencar melatih ratusan anak muda untuk mengelola sektor agribisnis. Ia berharap pemerintah bisa memfasilitasi penyediaan lahan agar edukasi yang diberikan bisa langsung dipraktikkan oleh para calon petani muda.
"Tentunya kita juga terus bergerak dan berkolaborasi bersama pemerintah provinsi demi memajukan sektor pertanian dan perikanan kita," tutur Purnama.
Sinergi antara Pemprov Sumut dan KTNA ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang mandiri, sehingga Sumatera Utara tidak lagi dihantui oleh kelangkaan pangan maupun lonjakan harga yang mendadak.
Sumber: