Panen Raya Padi di Karo, Wagub Surya Tegaskan Pemerintah Tidak Tinggalkan Petani

Panen Raya Padi di Karo, Wagub Surya Tegaskan Pemerintah Tidak Tinggalkan Petani

Panen Raya Padi di Karo Sumatera Utara-(Dokumen Istimewa)-

DISWAY.SUMUT.ID – Momen panen raya padi di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo menjadi sorotan baru sektor pertanian Sumatera Utara (Sumut).

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Surya memastikan keberpihakan penuh pemerintah kepada petani, sekaligus menegaskan komitmen penguatan produksi pangan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan musim tanam. 

“Melalui momentum panen raya ini, saya ingin menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan petani berjalan sendiri. Kita akan terus memperkuat infrastruktur pertanian, terutama irigasi meningkatkan kualitas jaringan air, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong penerapan teknologi pertanian modern,” kata Surya.

Momentum panen yang digelar 20 Januari 2026 ini tidak sekadar perayaan hasil tani. 

Surya menegaskan pemerintah akan memperkuat infrastruktur irigasi, membuka akses pembiayaan yang lebih luas, dan mendorong adopsi teknologi pertanian modern.

“Mari kita jadikan panen raya ini sebagai penguat optimisme dan semangat bersama, bahwa dengan kebijakan yang tepat, infrastruktur yang kuat, dan keberpihakan yang jelas kepada petani, Sumatera Utara mampu berdiri tegak sebagai provinsi yang tangguh dalam ketahanan pangan,” ucapnya.

Langkah itu dilakukan, agar petani di Sumatera Utara siap di era persaingan global. 

Desa Lau Mulgap : Motor Ekonomi Lokal

Desa Lau Mulgap, yang dihuni sekitar 1.200 jiwa, menggantungkan ekonomi utamanya pada padi. 

Produk panen memberi penghasilan langsung untuk puluhan keluarga petani, sekaligus menjaga daya beli di komunitas setempat.

Meskipun Karo dikenal sebagai pusat hortikultura, peranannya sebagai penghasil padi meningkat signifikan, menguatkan posisi kawasan ini dalam peta ketahanan pangan Sumut. 

Paya Lah Lah : Lumbung Pangan Strategis

Kawasan rawa Paya Lah Lah yang mencakup tujuh desa di Kecamatan Mardingding dan Lau Baleng, punya luas irigasi sekitar 3.300 hektare.

Dari luas itu, 1.500 hektare difokuskan dalam program pertanian produktif. 

Sumber: