Absen di Musda XI Golkar Sumut, Ada Apa dengan Gubernur Bobby Nasution? Ini Penjelasan Panitia
Gubernur Sumut Bobby Nasution absen dalam Musda XI Partai Golkar Sumut di Medan. Panitia ungkap alasan ketidakhadiran dan tegaskan dukungan tetap solid hingga 2030.-Foto;IG@bobbynst-
SUMUT.DISWAY.ID – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara di Hotel JW Marriott, Medan, Minggu 1 Februari 2026 malam, menyisakan sorotan tajam. Pasalnya, sosok nomor satu di Sumatera Utara, Gubernur Bobby Nasution, terpantau tidak hadir dalam forum konsolidasi besar partai berlambang pohon beringin tersebut.
Ketidakhadiran menantu Presiden ke-7 RI ini sempat memicu spekulasi di kalangan kader dan pengamat politik lokal. Namun, panitia pelaksana segera memberikan klarifikasi untuk meredam isu yang berkembang.
Ketua Panitia Musda XI Golkar Sumut, Zulchairi Pahlawan, mengungkapkan bahwa pihaknya baru menerima kabar absennya sang Gubernur pada detik-detik terakhir sebelum acara dimulai.
Zulchairi menjelaskan bahwa Bobby Nasution tidak bisa hadir karena memiliki agenda kedinasan lain yang jadwalnya bentrok dengan pelaksanaan Musda. Meski sang Gubernur absen, panitia memastikan bahwa hubungan antara Partai Golkar dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tetap berjalan harmonis.
"Kami menerima pemberitahuan ketidakhadiran Gubernur pada menit-menit terakhir karena adanya agenda lain yang bersamaan," ungkap Zulchairi kepada awak media, Selasa 3 Februari 2026.
Lebih lanjut, Zulchairi menegaskan bahwa absennya Bobby Nasution tidak memengaruhi jalannya musyawarah maupun soliditas internal partai. Ia menjamin Partai Golkar Sumut tetap berada di barisan pendukung pemerintahan Bobby Nasution dan Wakil Gubernur H. Surya sesuai komitmen politik yang telah terbangun.
"Kami tetap mendukung penuh pemerintahan Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur H. Surya hingga tahun 2030. Ketidakhadiran beliau sama sekali tidak mengurangi komitmen dan soliditas Partai Golkar Sumut," tegasnya.
Musda XI tetap berjalan sesuai rencana dengan kehadiran jajaran pengurus pusat, kader, serta perwakilan DPD kabupaten/kota se-Sumut. Forum ini menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat strategi politik serta menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat provinsi untuk periode mendatang.
Sumber: