Peringatan BMKG soal Cuaca Ekstrem di Sumut, Mulai Ancaman Longsor hingga Gelombang Tinggi

Peringatan BMKG soal Cuaca Ekstrem di Sumut, Mulai Ancaman Longsor hingga Gelombang Tinggi

BMKG Medan keluarkan peringatan dini hujan lebat dan gelombang tinggi di Sumut. Waspada ancaman banjir, longsor, dan risiko pelayaran hingga 5 Februari 2026.-Foto:Unplash@JasonRicard-

SUMUT.DISWAY.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Utara (Sumut) untuk meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan analisis atmosfer terbaru, sejumlah titik di pantai barat hingga lereng timur Sumut berpotensi menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi pada Rabu 4 Februari 2026.

Prakirawan BMKG Wilayah I, Lestari Purba, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang berpeluang besar memicu bencana banjir dan tanah longsor. Wilayah-wilayah pegunungan dan pesisir menjadi titik pantau utama karena kondisi cuaca yang tidak menentu.

"Waspadai hujan dengan intensitas sedang di wilayah pantai barat dan sebagian lereng timur Sumatera Utara. Kondisi ini dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," ujar Lestari Purba di Medan.

BMKG memprediksi hujan sedang akan mengguyur sejumlah kabupaten sejak siang hingga sore hari. Wilayah yang harus bersiap menghadapi guyuran hujan antara lain Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Karo, Pakpak Bharat, hingga seluruh wilayah Tapanuli. Bahkan, di wilayah Gunungsitoli dan Kepulauan Nias, potensi hujan ringan sudah terpantau sejak pagi hari.

Tak hanya di daratan, ancaman nyata juga datang dari sektor perairan. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Dasmian Sulviani, memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter hingga 5 Februari mendatang.

Wilayah perairan yang masuk zona bahaya meliputi Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Batu. Kecepatan angin yang berkisar antara 4 hingga 20 knot sangat berisiko bagi keselamatan pelayaran, terutama untuk perahu nelayan dan kapal tongkang.

Suhu udara di Sumatera Utara saat ini rata-rata berkisar antara 12 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembapan udara mencapai 98 persen. BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah perbukitan dan pinggiran sungai, untuk tetap siaga terhadap perubahan cuaca mendadak guna meminimalkan risiko dampak bencana.

Sumber:

Berita Terkait