Menuju Liga 1 atau Bertahan di Kasta Kedua? Intip Jadwal Krusial PSMS Medan
PSMS Medan hadapi putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026.-Foto:IG@psmsofficial -
SUMUT.DISWAY.ID – PSMS Medan kini bersiap menatap babak penentuan dalam putaran ketiga kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. Fase ini menjadi "hidup mati" bagi tim berjuluk Ayam Kinantan untuk memperebutkan tiket promosi ke Liga 1 atau justru terjebak lebih lama di kompetisi kasta kedua Indonesia.
Skuad asuhan Eko Purdjianto mengakhiri putaran kedua dengan finis di peringkat keenam klasemen Grup A. PSMS mengantongi 26 poin hasil dari tujuh kemenangan, lima kali imbang, dan enam kali kalah. Tantangan besar menanti di depan mata karena Rachmad Hidayat dan kawan-kawan harus melakoni total sembilan pertandingan penentu, yang terdiri dari empat laga kandang dan lima laga tandang.
Laga Pembuka di Stadion Utama Sumatra Utarax
Ayam Kinantan akan mengawali perjuangannya dengan menjamu Sumsel United FC di Stadion Utama Sumatra Utara pada Sabtu, 14 Februari 2026. Pertandingan ini menjadi ujian berat sejak menit awal karena tim tamu tengah dalam tren positif di peringkat ketiga klasemen.
Rekor pertemuan kedua tim saat ini masih sangat seimbang. PSMS sempat membungkam Sumsel United 2-0 pada September 2025, namun harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2 saat melawat ke Palembang pada November lalu. Kemenangan di laga pembuka ini menjadi harga mati jika ingin menjaga mentalitas juara.
Ujian Berat di Laga Tandang
Setelah menjamu Sumsel United, PSMS harus segera terbang untuk menjalani tur tandang yang melelahkan. Mereka dijadwalkan menantang Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja pada 21 Februari 2026. Meskipun lawan berada di papan bawah, PSMS tercatat belum pernah menang atas Laskar Ki Gede Sebayu dalam dua laga terakhir.
Ujian mental berlanjut ke Stadion Patriot Chandrabaga untuk menghadapi FC Bekasi City yang dikenal solid musim ini. Memasuki bulan April, PSMS kembali menjalani lawatan berat ke Bogor untuk menghadapi Persikad Depok dan sang pemuncak klasemen, Garudayaksa FC. Nama terakhir menjadi momok menakutkan karena selalu berhasil mengalahkan PSMS dalam dua pertemuan sebelumnya.
Momentum Kandang dan Penentu di Banda Aceh
PSMS berpeluang meraih poin penuh saat kembali ke Medan pada pertengahan April. Mereka akan menjamu Sriwijaya FC yang sedang terpuruk, serta Adhyaksa FC Banten yang memiliki rekor pertemuan kurang apik saat bertemu Ayam Kinantan.
Perjalanan panjang ini akan ditutup dengan laga sarat gengsi melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala pada Sabtu, 2 Mei 2026. Laga ini diprediksi menjadi penentu akhir nasib PSMS Medan. Kemenangan atas Laskar Rencong akan membuka lebar pintu promosi, namun hasil minor bisa menjadi ancaman serius bagi posisi PSMS di klasemen akhir.
Sumber: