Lengkap dengan Arab dan Latin: Makna Mendalam di Balik Doa Sahur serta Buka Puasa Sesuai Sunah
Bacaan doa niat puasa dan doa buka puasa sesuai sunah lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya untuk Ramadan 1447 H.-Foto:Unsplash -
SUMUT.DISWAY.ID – Niat merupakan rukun krusial yang menentukan sah atau tidaknya ibadah puasa seorang muslim di bulan Ramadan. Membaca doa saat memulai sahur dan mengakhiri puasa saat magrib bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan bentuk manifestasi syukur dan penguat komitmen spiritual kepada Sang Pencipta.
Kesadaran untuk melafalkan doa ini juga menjadi cara efektif untuk mempersiapkan mental sebelum menjalani tantangan menahan lapar dan dahaga selama lebih dari 12 jam. Berikut adalah panduan doa niat sahur dan berbuka yang benar:
Niat Puasa Ramadan (Dibaca saat Sahur atau Malam Hari):
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala. (Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala).
Doa Buka Puasa (Sesuai Hadis Sahih):
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah. (Artinya: Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah).
Menyegerakan berbuka (ta'jil) sesaat setelah azan magrib berkumandang adalah amalan yang sangat disukai. Dengan mengawali buka puasa melalui doa yang tepat dan segelas air atau kurma, seorang mukmin tidak hanya mendapatkan kesegaran fisik, tetapi juga pahala sempurna sesuai janji Allah SWT.
Sumber: