Misi Wajib Menang di Kandang, PSMS Medan Hadapi Laga Hidup Mati Kontra Bekasi City FC
PSMS Medan incar poin penuh kontra Bekasi City FC di Stadion Utama Sumut. Pelatih Eko Purdjianto waspadai menit krusial demi tiket lima besar.-Foto:Instagram@psmsmedanofficial-
SUMUT.DISWAY.ID - Skuad PSMS Medan mengusung misi harga mati saat menjamu Bekasi City FC dalam lanjutan laga Pegadaian Championship di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat (30/1/2026). Tim berjuluk Ayam Kinantan ini menargetkan poin penuh guna mengamankan posisi mereka di papan atas sebelum putaran kedua berakhir.
Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa timnya telah menjalani evaluasi mendalam pasca laga-laga sebelumnya. Fokus utama perbaikan tertuju pada konsentrasi pemain, terutama saat memasuki menit-menit krusial yang selama ini sering menjadi titik lemah dan bumerang bagi tim.
Eko Purdjianto mengungkapkan bahwa antisipasi terhadap hilangnya fokus pemain telah menjadi menu utama dalam sesi latihan terakhir. Ia optimistis para pemain asuhannya mampu menjaga ritme permainan sepanjang 90 menit penuh tanpa kecolongan di akhir laga.
"Kami sudah melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk masalah kehilangan fokus di menit-menit kritis. Secara teknis, hampir seluruh pemain siap memberikan kontribusi maksimal, kecuali Barata yang masih harus absen karena masa pemulihan cedera," ujar Eko dalam konferensi pers di Deli Serdang, Kamis (29/1/2026).
Di tengah absennya Barata, PSMS mendapatkan angin segar dengan bergabungnya pemain anyar, Antoni. Mantan penggawa timnas ini diharapkan mampu memberikan dimensi baru dalam skema penyerangan Ayam Kinantan. Eko menyebut akan memantau kondisi fisik Antoni dalam latihan terakhir sore ini sebelum memutuskan peran sang pemain dalam laga esok.
Tekad Pemain: Kesempatan Terakhir Menuju Lima Besar
Nada optimisme juga datang dari barisan pemain. Penyerang sayap PSMS, Ari Maring, menyatakan bahwa ia dan rekan-rekannya sudah menyiapkan mental baja untuk menghadapi gempuran Bekasi City FC. Ia mengakui lawan memiliki kualitas individu yang patut diwaspadai, namun hal itu tidak menyurutkan ambisi tim tuan rumah.
"Setiap hasil, baik menang maupun kalah, selalu menjadi bahan pembelajaran kami. Kali ini, saya dan teman-teman sudah sangat siap. Target kami jelas dan tidak bisa ditawar lagi, yakni tiga poin penuh," tegas Ari Maring.
Laga melawan Bekasi City FC ini memang menjadi momen krusial secara matematis bagi PSMS Medan. Ini merupakan kesempatan terakhir bagi mereka untuk menyodok ke posisi lima besar klasemen. Kegagalan meraih poin maksimal di kandang sendiri dipastikan akan mempersempit peluang PSMS untuk bersaing di jalur perebutan juara musim ini.
Dukungan suporter di Stadion Utama Sumatera Utara diharapkan menjadi pemain ke-12 yang mampu membakar semangat juang skuad Ayam Kinantan demi mengamankan kemenangan krusial di penghujung putaran kedua ini.
Sumber: