Comeback Manis Berujung Pahit: Felipe Cadenazzi Langsung Nyetel Usai 'Dibuang' Empat Laga

Comeback Manis Berujung Pahit: Felipe Cadenazzi Langsung Nyetel Usai 'Dibuang' Empat Laga

Striker PSMS Medan, Felipe Cadenazzi, langsung cetak gol usai absen 4 laga akibat sanksi. Sayang, gol sang predator gagal bawa kemenangan bagi Ayam Kinantan.-Foto:Tangkapan Layan IG@psmsofficial-

SUMUT.DISWAY.ID - Penyerang asing PSMS Medan, Felipe Cadenazzi, membuktikan kelasnya sebagai predator kotak penalti yang haus gol. Setelah menepi selama empat pertandingan akibat hukuman kartu merah, striker asal Argentina ini langsung mencatatkan namanya di papan skor dalam laga comeback-nya melawan Garudayaksa FC, Minggu 25 Januari 2026.

Turun sejak menit awal, pemain berusia 34 tahun ini seolah ingin menebus waktu yang hilang selama menjalani masa hukuman. Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, memberikan kepercayaan penuh kepada Cadenazzi untuk memimpin lini serang Ayam Kinantan sejak peluit kick-off dibunyikan.

Eko Purdjianto memberikan pujian tinggi atas performa anak asuhnya tersebut. Menurutnya, meski lama absen dari atmosfer pertandingan resmi, Cadenazzi tidak kehilangan insting mencetak golnya.

"Felipe menunjukkan profesionalisme yang luar biasa. Dia kembali dengan kondisi fisik yang bagus dan langsung memberikan kontribusi nyata bagi tim," ujar Eko usai pertandingan.

Gol Pembuka yang Belum Cukup

Dominasi Cadenazzi memuncak pada menit ke-71. Memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti, ia sukses merobek jala Garudayaksa FC dan membawa PSMS Medan unggul sementara 1–0. Gol tersebut sempat membangkitkan asa dan kepercayaan diri seluruh skuat Ayam Kinantan untuk membawa pulang poin penuh.

Sayangnya, euforia keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Garudayaksa FC yang tersengat dengan gol Cadenazzi langsung meningkatkan intensitas serangan secara masif. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan tim lawan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79.

Everton, penyerang Garudayaksa, berhasil menyamakan kedudukan melalui tandukan maut memanfaatkan skema bola mati. Skor imbang ini bertahan hingga akhir laga, sekaligus mematikan pesta kecil kembalinya sang predator PSMS di papan skor.

Modal Penting Hadapi Laga Penutup

Meski gagal menang, kembalinya Cadenazzi menjadi angin segar bagi PSMS Medan yang tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen. Ketajaman striker Argentina ini akan menjadi tumpuan utama Eko Purdjianto saat menghadapi FC Bekasi City pada laga penutup putaran kedua, Jumat 30 Januari 2026 mendatang.

Kehadiran Cadenazzi di lini depan diharapkan mampu menjadi solusi atas kebuntuan serangan yang dialami PSMS dalam beberapa laga terakhir. Dengan satu gol di kantong usai masa hukuman, Cadenazzi diprediksi bakal tampil lebih menggila demi mengamankan tiket Ayam Kinantan ke fase berikutnya.

 

Sumber:

Berita Terkait