Sinergi Bobby Nasution dan Mendagri Tito Pantau Pemulihan Bencana di Tapanuli Tengah
Gubernur Sumut Bobby Nasution mendampingi Mendagri Tito Karnavian meninjau pemulihan bencana di Tapanuli Tengah. Fokus pada sekolah darurat dan normalisasi sungai 10,5 km.-Foto:IG@bobbynst -
SUMUT.DISWAY.ID - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-Bencana Wilayah Sumatera, dalam kunjungan kerja meninjau lokasi terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kehadiran kedua tokoh ini bersama Pj Bupati Tapteng bertujuan untuk memastikan percepatan rehabilitasi infrastruktur dan pemulihan sektor pendidikan bagi masyarakat terdampak.
Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah SDN 155678 Hutanabolon 2 di Kecamatan Tukka. Di bawah tenda darurat, Bobby Nasution dan Tito Karnavian melihat langsung semangat para siswa yang tetap mengikuti proses belajar mengajar meski gedung sekolah mereka sedang dalam tahap pembersihan dan perbaikan.
Menjamin Hak Belajar dan Psikis Anak
Bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sektor pendidikan merupakan prioritas yang tidak bisa ditunda. Bobby Nasution menegaskan bahwa penyediaan sekolah darurat adalah langkah krusial untuk menjamin hak belajar anak-anak sekaligus melindungi kondisi psikologis mereka pasca-trauma bencana.
"Kami terus bergerak untuk menormalkan kembali kehidupan masyarakat. Pendidikan menjadi fokus utama dalam pemulihan ini agar anak-anak kita tetap bisa belajar dengan aman," ujar Bobby saat mendampingi Mendagri di bawah tenda sekolah darurat.
Proyek Tanggul dan Normalisasi Sungai 10,5 KM
Selain meninjau sekolah, rombongan juga memantau proses normalisasi sungai di Kecamatan Tukka. Proyek infrastruktur ini memiliki nilai strategis karena mencakup aliran sungai sepanjang 10,5 kilometer yang sering meluap saat curah hujan tinggi.
Guna mencegah bencana susulan, pemerintah akan membangun tanggul di sisi kiri dan kanan sungai. Tanggul ini nantinya berfungsi sebagai benteng perlindungan bagi permukiman warga dari ancaman banjir bandang atau luapan air sungai.
Mendagri Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-Bencana Wilayah Sumatera, mengapresiasi langkah cepat Pemprov Sumut dan Pemkab Tapteng. Sinergi antara pusat dan daerah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat Tapanuli Tengah dalam waktu singkat.
Sumber: