Lompatan Emas Rezza Surya Amri: Atlet Sumut Pecahkan Rekor di ASEAN Para Games 2025
Atlet asal Sumut, Rezza Surya Amri, sukses meraih medali emas dan pecahkan rekor Men's Triple Jump T47 di ASEAN Para Games 2025 Thailand. Indonesia tempati posisi dua klasemen.-Foto:IG@kemenpora -
SUMUT.DISWAY.ID - Atlet para atletik asal Sumatera Utara, Rezza Surya Amri, kembali mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Rezza sukses menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Thailand, Sabtu (24/1). Turun di nomor Men's Triple Jump (lompat jangkit) T47, ia membuktikan dominasinya atas pesaing dari negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Kemenangan Rezza terasa semakin istimewa karena ia tidak hanya meraih podium tertinggi, tetapi juga berhasil memecahkan rekor lompatan. Rezza mencatatkan jarak sejauh 13,37 meter, sebuah torehan yang melampaui catatan atlet asal Myanmar dan Filipina yang harus puas berada di bawah posisinya.
Dominasi Atlet Sumut di Level Internasional
Keberhasilan Rezza Surya Amri semakin mempertegas peran penting atlet asal Sumatera Utara dalam memperkuat skuad Garuda di ajang olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara. Berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), penampilan Rezza di final sangat stabil dan tenang meski berada di bawah tekanan kompetisi yang ketat.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan konsistensi atlet Sumut dalam menjaga performa di level internasional. Rezza menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk mengharumkan nama bangsa," tulis unggahan resmi Kemenpora pada Sabtu malam.
Persaingan Ketat di Papan Atas Klasemen
Tambahan medali emas dari Rezza Surya Amri turut mengukuhkan posisi Indonesia dalam persaingan ketat memperebutkan gelar juara umum. Hingga Sabtu malam pukul 19.50 WIB, Indonesia masih kokoh berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 101 medali emas, 103 perak, dan 88 perunggu.
Indonesia kini terus berupaya mengejar tuan rumah Thailand yang masih memimpin di posisi pertama dengan raihan 143 emas, 135 perak, dan 117 perunggu. Sementara itu, Malaysia membuntuti di posisi ketiga dengan selisih poin yang cukup jauh, yakni 49 emas, 43 perak, dan 60 perunggu.
Persaingan di lintasan atletik dan cabang olahraga lainnya diprediksi masih akan berlangsung sengit hingga hari penutupan. Dukungan penuh masyarakat Indonesia diharapkan mampu memicu semangat para atlet seperti Rezza untuk terus menambah pundi-pundi medali emas demi mengejar ketertinggalan dari tuan rumah.
Sumber: