Lini Tengah PSMS Medan Terpukul, Vittor Barata Dipastikan Absen Lawan Garudayaksa Akibat Cedera Serius

Lini Tengah PSMS Medan Terpukul, Vittor Barata Dipastikan Absen Lawan Garudayaksa Akibat Cedera Serius

Gelandang asing PSMS Medan, Vittor Barata, absen dalam laga kontra Garudayaksa akibat cedera serius.-Foto:IG@vittorbarata-

SUMUT.DISWAY.ID - Kekuatan lini tengah PSMS Medan dipastikan pincang saat bertandang ke markas Garudayaksa FC, Minggu (25/1) sore ini. Jenderal lapangan tengah asal Portugal, Vittor Barata, harus menepi dari skuad utama akibat cedera kaki yang tak kunjung membaik. Absennya Barata menjadi kehilangan besar bagi pelatih Eko Purdjianto di tengah upaya tim menjaga konsistensi di papan atas Liga 2.

Cederanya Barata tergolong cukup parah. Dalam sesi latihan terakhir, pemain bernomor punggung andalan ini bahkan harus menggunakan bantuan tongkat untuk berjalan. Kondisi ini memaksa Ayam Kinantan kembali mengandalkan Kim Jin-sung sebagai satu-satunya legiun asing yang siap tempur di lapangan.

Kronologi Cedera dan Harapan Sang Pelatih

Masalah kebugaran Barata bermula saat PSMS Medan berhadapan dengan Sriwijaya FC pada 27 Desember 2025 lalu. Sejak saat itu, pemain kreatif ini belum mampu kembali ke performa terbaiknya. Presiden Klub PSMS, Fendi Jonathan, sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa tim medis tengah bekerja keras, namun cedera tersebut memang memerlukan penanganan serius.

Pelatih Eko Purdjianto tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas situasi ini. Ia sebenarnya sangat berharap Barata bisa tampil sebagai pembeda di lini tengah saat meladeni Garudayaksa.

"Seharusnya ada Barata di sana (lini tengah) saat melawan Garudayaksa. Kami sangat berharap dia cepat pulih. Untuk saat ini, kami menunggu hasil pemeriksaan akhir dari tim dokter, namun saya pribadi masih ingin dia tetap bersama tim," ungkap Eko.

Spekulasi Bursa Transfer Januari 2026

Absennya Barata dalam waktu yang cukup lama memicu spekulasi mengenai masa depannya di Stadion Teladan. Mengingat bursa transfer paruh musim Januari 2026 masih terbuka, manajemen PSMS Medan memiliki opsi untuk merombak komposisi pemain asing jika proses pemulihan Barata memakan waktu terlalu lama.

Eko Purdjianto sendiri enggan berspekulasi lebih jauh dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pihak manajemen. Jika tim membutuhkan tenaga segar yang lebih siap pakai untuk mengejar target promosi, opsi pencoretan atau penggantian pemain asing bukan hal yang mustahil terjadi.

"Jika nanti kami sangat membutuhkan tenaga di posisi itu sementara Barata belum pulih, biar manajemen yang memutuskan langkah terbaiknya," tambah Eko.

Keputusan ini tentu menjadi dilema bagi PSMS. Di satu sisi, Barata memiliki kualitas visi bermain yang mumpuni, namun di sisi lain, Ayam Kinantan tidak boleh kehilangan momentum kemenangan di putaran kedua akibat lubang di lini tengah yang ditinggalkan sang pemain Portugal tersebut.

 

Sumber:

Berita Terkait