Misi Curi Poin di Pakansari: PSMS Medan Siap Uji Mental Pemuncak Klasemen Garudayaksa

Misi Curi Poin di Pakansari: PSMS Medan Siap Uji Mental Pemuncak Klasemen Garudayaksa

PSMS Medan menantang pemuncak klasemen Garudayaksa di Stadion Pakansari sore ini.-Foto:IG@psmsofficial-

SUMUT.DISWAY.ID - Stadion Pakansari, Bogor, akan menjadi saksi duel panas pekan ini saat tuan rumah Garudayaksa menjamu PSMS Medan dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian, Minggu (25/1) pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi ujian berat bagi Garudayaksa yang tengah goyah, sekaligus peluang emas bagi PSMS Medan untuk melanjutkan tren positif mereka di papan klasemen.

Garudayaksa saat ini memang masih bertakhta di puncak klasemen Grup 1 wilayah barat dengan 30 poin. Namun, posisi mereka mulai terancam setelah gagal memetik kemenangan dalam empat laga terakhir. Sebaliknya, PSMS Medan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyapu bersih dua pertandingan sebelumnya dengan kemenangan.

Strategi Eko Purdjianto Tanpa Vittor Barata

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, membawa 23 pemain pilihan untuk menghadapi sang pemuncak klasemen. Meski skuad Ayam Kinantan tidak bisa diperkuat gelandang asing Vittor Barata karena cedera, Eko memastikan kondisi pemain lainnya sangat bugar dan siap tempur.

"Persiapan kita optimal. Kita membawa dua pemain asing, hanya satu pemain (Vittor Barata) yang absen karena cedera. Semua tim siap melaksanakan pertandingan melawan Garudayaksa," tegas Eko dalam sesi konferensi pers.

Mantan bek timnas tersebut juga mengungkapkan bahwa sejarah besar PSMS dan dukungan suporter yang fanatik menjadi motivasi utamanya memimpin tim ini. Menurutnya, adaptasi cepat para pemain terhadap filosofi taktik baru menjadi kunci keberhasilan PSMS merangkak ke posisi kelima dengan raihan 23 poin.

Setiap Laga Bak Final bagi Ayam Kinantan

Eko Purdjianto menekankan kepada anak asuhnya bahwa setiap pertandingan di fase ini memiliki nilai valuasi yang sangat tinggi. Kelengahan sekecil apa pun dapat membuat posisi tim di klasemen merosot tajam. Ia menganggap setiap laga memiliki atmosfer yang sama beratnya dengan partai derbi.

"Setiap poin sangat penting. Jika lengah, posisi di klasemen bisa bergeser satu sampai dua setrip. Kami datang ke sini dengan target membawa pulang poin," tambahnya.

Ambisi senada juga meluncur dari bek sayap PSMS, Dani Saputra. Pemain yang baru saja mencetak gol debutnya pekan lalu ini berjanji akan memberikan kontribusi maksimal di atas lapangan. Dani menegaskan bahwa seluruh penggawa PSMS dalam kondisi fisik dan mental yang prima untuk meladeni permainan cepat tuan rumah.

Pertarungan Kredibilitas di Fase Krusial

Duel sore nanti diprediksi akan berjalan sengit. Garudayaksa dipastikan tampil habis-habisan untuk memutus tren negatif demi menjaga posisi puncak dari kejaran Adhyaksa FC yang memiliki poin sama. Di sisi lain, PSMS Medan berambisi membuktikan bahwa kebangkitan mereka bukanlah sekadar keberuntungan sesaat.

Pertandingan di Stadion Pakansari ini bukan hanya soal perebutan tiga angka, melainkan ujian kredibilitas bagi kedua tim di fase krusial musim 2025/2026. Sinergi taktik dan semangat juang 100 persen akan menjadi penentu siapa yang layak beranjak naik di tangga klasemen Liga 2.

 

Sumber:

Berita Terkait