Bobby Percepat Pemulihan Sumut, Anggaran Rp430 Miliar Difokuskan untuk Infrastruktur hingga Pendidikan
Gubernur Sumut Bobby Nasution mempertegas komitmen pemulihan pascabencana dengan mengalokasikan anggaran Rp430 miliar. -Foto:IG@bobbynst-
SUMUT.DISWAY.ID – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, terus menunjukkan keseriusannya dalam menangani dampak bencana banjir dan longsor di wilayahnya. Melalui pernyataan terbaru di kanal komunikasinya, Pemprov Sumut resmi menyiapkan pergeseran anggaran sebesar Rp430 miliar untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di berbagai daerah terdampak.
Langkah strategis ini selaras dengan program pemerintah pusat guna memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal pascabencana yang melanda beberapa waktu lalu.
Infrastruktur Menjadi Prioritas Utama
Dari total anggaran tersebut, porsi terbesar dialokasikan untuk sektor infrastruktur dengan nilai mencapai Rp275 miliar. Dana ini menyasar perbaikan jalan yang terputus, jembatan yang rusak, normalisasi sungai, hingga rehabilitasi rumah warga.
“Kami melakukan pergeseran anggaran agar pemulihan pascabencana berjalan lebih cepat. Untuk bidang pendidikan, anggarannya kami bagi dua: untuk perbaikan infrastruktur sekolah dan pemberian SPP gratis di daerah bencana,” ujar Bobby Nasution dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sumut.
Selain infrastruktur fisik, Pemprov Sumut juga membagi alokasi dana ke beberapa sektor penting lainnya, yaitu:
Bantuan Keuangan Pemda: Rp110 miliar.
Pendidikan: Rp36,8 miliar.
Kesehatan: Rp6,9 miliar.
Komunikasi dan Informatika: Rp1,68 miliar.
Target Hunian Tetap Sebelum Masa Puasa
Salah satu poin krusial dalam pemulihan ini adalah pembangunan 200 unit Hunian Tetap (Huntap) dengan anggaran Rp12 miliar. Bobby menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan sinkronisasi data dengan BNPB agar bantuan hunian ini tidak tumpang tindih. Jika kebutuhan Huntap sudah terpenuhi oleh pusat, maka anggaran daerah akan ditambahkan untuk meningkatkan kualitas rumah yang dibangun.
Ketua BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menambahkan bahwa pemerintah pusat juga telah menyiapkan 5.951 unit Huntap untuk wilayah Sumatera Utara. Ia menekankan target utama agar tidak ada lagi masyarakat yang berada di pengungsian saat memasuki masa puasa mendatang. Pemerintah menjamin biaya sewa rumah bagi mereka yang belum mendapatkan hunian tetap, serta memberikan modal usaha sebesar Rp5 juta bagi pelaku usaha terdampak.
Fokus Percepatan di Wilayah Pantai Barat
Sumber: