Perombakan Lini Tengah: PSMS Medan Rekrut Dua Gelandang Baru dan Lepas Tiga Pemain Senior

Perombakan Lini Tengah: PSMS Medan Rekrut Dua Gelandang Baru dan Lepas Tiga Pemain Senior

PSMS Medan resmi mendatangkan dua gelandang baru, Riki Togubu dan Farhan Rahman, serta melepas tiga pemain senior untuk memperkuat lini tengah di Liga 2.-Foto:PSMS-

SUMUT.DISWAY.ID - Manajemen PSMS Medan bergerak cepat melakukan penyegaran skuat guna menghadapi sisa kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua gelandang anyar, yakni Riki Togubu dan Muhammad Farhan Rahman. Langkah strategis ini diambil bersamaan dengan keputusan klub untuk melepas tiga pemain senior dari daftar susunan pemain.

Kedatangan kedua pemain ini diharapkan mampu memberikan kreativitas dan tenaga baru di sektor tengah PSMS. "Selamat datang di Medan. Berposisi sebagai gelandang, Riki Togubu dan Farhan Rahman siap berjuang di lini tengah Ayam Kinantan," tulis pernyataan resmi klub, Selasa 13 Januari 2026.

Profil Dua Amunisi Baru di Lini Tengah

Riki Togubu bergabung ke PSMS dengan modal pengalaman yang cukup mumpuni. Pemain berusia 28 tahun ini merupakan mantan pilar FC Bekasi City dan pernah mencicipi ketatnya kompetisi kasta tertinggi bersama Malut United FC. Kehadirannya diprediksi akan menambah kedalaman skuat di sektor jangkar.

Sementara itu, Muhammad Farhan Rahman didatangkan dari Sriwijaya FC. Pemain jebolan Akademi PSM Makassar ini juga pernah memperkuat Persekat Tegal. Dengan usia yang masih kompetitif, Farhan diharapkan bisa menjadi pembeda dalam skema serangan PSMS di bawah arahan pelatih baru.

Lepas Tiga Pemain dan Efek Pelatih Baru

Di sisi lain, PSMS Medan memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan tiga pemain, yaitu Kardinata Tarigan, Ade Jantra, dan Ghozali Siregar. Ketiga pemain senior tersebut tercatat mendapatkan menit bermain yang sangat minim sejak Liga 2 musim ini bergulir, sehingga manajemen memilih untuk melakukan perombakan di bursa transfer kali ini.

Pergerakan transfer ini sejalan dengan perubahan di kursi kepelatihan. Setelah memecat Kas Hartadi, manajemen memercayakan posisi pelatih kepala kepada Eko Purdjianto. Sebelumnya, manajemen juga sudah meresmikan kedatangan Wadil Aryadi dan Adlin Cahya dengan status pinjaman dari Malut United FC serta Garudayaksa FC.

Eko Purdjianto kini memiliki tugas berat untuk segera menyatukan para pemain baru ini ke dalam sistem permainannya. Dengan deretan wajah baru di setiap lini, PSMS Medan bertekad untuk tampil lebih agresif dan memperbaiki posisi mereka di klasemen sisa musim ini.

 

Sumber:

Berita Terkait