Tragis! Tiga Orang Ditemukan Tewas di Kontrakan Warakas, Diduga Keracunan Makanan

Tragis! Tiga Orang Ditemukan Tewas di Kontrakan Warakas, Diduga Keracunan Makanan

Tiga orang ditemukan tewas di sebuah kontrakan di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga akibat keracunan makanan. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam. -ANT-

SUMUT.DISWAY.ID - Insiden memilukan menggemparkan warga Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat 2 Januari 2025 pagi. Tiga penghuni sebuah rumah kontrakan ditemukan meninggal dunia secara tragis, yang dugaan sementaranya akibat keracunan makanan.

Pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Utara segera bergerak cepat menangani kasus ini. Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti kematian para korban.

Olah TKP dan Identifikasi Korban

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, mengonfirmasi bahwa timnya sedang bekerja di lapangan. "Kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi jasad korban," jelas Onkoseno di Jakarta, Jumat.

Ketiga korban jiwa tersebut terdiri dari seorang anak laki-laki dan dua orang perempuan dewasa. Berdasarkan data kepolisian, identitas korban meninggal dunia adalah,  anak laki-laki berinisial AAB yang masih berusia 13 tahun, perempuan berinisial SS yang berusia 50 tahun dan perempuan berinisial AAL yang berusia 27 tahun.

Selain tiga korban jiwa, terdapat satu orang korban selamat berinisial ASJ (22). Saat ini, ASJ tengah mendapatkan perawatan medis intensif di RSUD Koja.

Kronologi Penemuan Jasad

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, aktivitas terakhir salah satu korban terpantau pada Kamis 1 Januari 2026 malam. Saksi pertama mengaku sempat berpapasan dengan korban AAL sekitar pukul 20.00 WIB.

Suasana berubah mencekam ketika saksi kedua tiba di kontrakan dan mendengar suara ASJ meminta pertolongan. Saksi menemukan ASJ sudah dalam kondisi tergeletak lemas di lantai sesaat setelah keluar dari kamar mandi. Ketika saksi bertanya mengenai apa yang terjadi, ASJ tidak mampu memberikan jawaban pasti karena dirinya sedang berada di dalam kamar mandi saat kejadian berlangsung.

Saksi kemudian segera menghubungi Ketua RT setempat untuk meminta bantuan medis dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Polisi kini telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk keperluan uji laboratorium guna memastikan apakah zat beracun dalam makanan benar-benar menjadi pemicu kematian para korban.

 

Sumber: